Radar Militer Buatan China Gagal Lindungi Venezuela saat Diserang AS

Rabu, 07 Januari 2026 - 15:03 WIB
loading...
A A A
"Lebih dari 60 persen armada radar negara itu tidak beroperasi," kata laporan itu, menunjuk pada kekurangan suku cadang dan dukungan teknis "minimum" dari China, yang dikatakan menyediakan suku cadang tersebut secara eksklusif melalui perantara sipil. Laporan tersebut mendasarkan temuannya pada kesaksian langsung dan komunikasi yang dikonfirmasi di antara personel militer Bolivarian, yang diperiksa silang dengan catatan pemeliharaan, data teknis, dan informasi sumber terbuka.

Para analis telah mencatat bahwa bahkan sistem radar yang secara teoritis dirancang untuk mendeteksi pesawat siluman pun tidak cukup untuk bertahan melawannya.

Rick Joe, analis sumber terbuka dan komentator lama tentang perkembangan militer China, tentang X: "Anda masih membutuhkan GBAD [pertahanan udara berbasis darat] yang kompeten, modern, dan terhubung jaringan, serta IADS [sistem pertahanan udara terintegrasi] multi-domain."

Eric Hundman, analis Tiongkok dan direktur penelitian di BluePath Labs, dalam laporan Maret untuk China Aerospace Studies Institute, sebuah lembaga think tank Angkatan Udara AS: “Setidaknya 23 negara ditemukan telah menerima sistem radar pertahanan udara buatan China, meskipun laporan sesekali tentang masalah dengan kemampuan dan keandalannya mungkin menunjukkan bahwa produsen RRT [Republik Rakyat Tiongkok] kesulitan bersaing di sektor ini. Penerima utama sistem ini termasuk Pakistan, Venezuela, dan Mesir.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved