Tak Hanya Venezuela, AS Berambisi Kontrol Belahan Bumi Barat

Selasa, 06 Januari 2026 - 21:20 WIB
loading...
Tak Hanya Venezuela,...
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Foto/wjtv
A A A
CARACAS - Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan kekuatan yang lebih besar di seluruh Belahan Bumi Barat, menurut pernyataan Departemen Luar Negeri AS setelah penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro selama penyerbuan di Caracas.

Pasukan AS menyerang negara Amerika Selatan yang kaya minyak itu pada hari Sabtu, menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Keduanya kemudian didakwa Departemen Kehakiman AS atas tuduhan perdagangan narkoba. Maduro dan Flores mengaku tidak bersalah ketika mereka dibawa ke pengadilan New York pada hari Senin, sementara pemerintah Venezuela mengecam penggerebekan itu sebagai "serangan imperialis."

Presiden Donald Trump mengatakan aksi militer terhadap Venezuela menandai kembalinya dan perluasan Doktrin Monroe, kebijakan abad ke-19 yang awalnya bertujuan mencegah kekuatan Eropa mengerahkan pengaruh di wilayah tersebut.

"Ini adalah Belahan KITA, dan Presiden Trump tidak akan membiarkan keamanan kita terancam," tulis Departemen Luar Negeri di X pada hari Senin (5/1/2026).

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengeluarkan peringatan serupa dalam wawancara dengan NBC. “Ini adalah Belahan Bumi Barat. Di sinilah kita tinggal, dan kita tidak akan membiarkan Belahan Bumi Barat menjadi basis operasi bagi musuh, pesaing, dan saingan Amerika Serikat,” katanya.

Trump mengatakan dia ingin perusahaan-perusahaan Amerika mendapatkan akses ke industri minyak Venezuela, yang dinasionalisasi oleh pendahulu Maduro, Hugo Chavez.

Dia menambahkan AS bermaksud “menjalankan negara itu sampai saatnya kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” tanpa memberikan detail lebih lanjut.



Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengatakan AS telah menggunakan tuduhan narkoba sebagai dalih untuk “perang kolonial” yang bertujuan menjarah sumber daya negara tersebut.

Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang dilantik sebagai presiden sementara Venezuela pada hari Senin, menuntut pembebasan Maduro.

“Presiden Donald Trump: rakyat kita dan kawasan kita layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang,” tulis Rodriguez di Instagram, sambil berjanji melindungi kedaulatan Venezuela.

Rusia juga mengutuk operasi tersebut. Utusan Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menggambarkan serangan itu sebagai "perampokan internasional," dan memperingatkan hal itu mendorong dunia menuju kekacauan dan "zaman tanpa hukum."

Baca juga: 7 Kebijakan Nicolas Maduro yang Dinilai Menyengsarakan Rakyat Venezuela
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved