Usai Maduro Diculik AS, Kolombia Bersiap Terima Jutaan Pengungsi Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 19:44 WIB
loading...
A A A
Presiden Gustavo Petro juga mengutus Menteri Kesetaraan dan Keadilan Juan Carlos Florian ke Cucuta untuk membahas masalah kemanusiaan bagi para pengungsi.

“Kami telah menerapkan sesuatu yang kami sebut ‘rencana perbatasan’,” ujar Florian kepada Al Jazeera dalam wawancara pada hari Senin di Cucuta.

Rencana tersebut mengkoordinasikan berbagai elemen pemerintah nasional dalam “kasus kemungkinan krisis migrasi akibat intervensi militer Amerika Serikat di negara saudara kita, Venezuela”.

Menteri tersebut mengatakan ia bertemu dengan pejabat setempat untuk meninjau sumber daya yang tersedia bagi para pengungsi, termasuk makanan dan perlengkapan perawatan kesehatan, untuk lebih memahami daerah-daerah di mana para pejabat kekurangan cadangan.

Dengan dukungan dari Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB, kata menteri tersebut, pemerintah juga mengaktifkan 17 pusat di seluruh negeri yang bertugas membantu imigran dan pengungsi dengan pasokan makanan, akses ke pendidikan, pelatihan dan pekerjaan, pencegahan kekerasan, dan banyak lagi.

Meskipun belum ada peningkatan penyeberangan perbatasan, kata menteri tersebut, pemerintah Kolombia memperkirakan hingga 1,7 juta orang dapat tiba di negara tersebut.

Kolombia sudah menjadi rumah bagi tiga juta pengungsi Venezuela — bagian terbesar dari delapan juta warga Venezuela yang telah meninggalkan negara itu.

Organisasi kemanusiaan juga bersiap menghadapi kemungkinan masuknya pengungsi.

Juan Carlos Torres, direktur manajemen risiko bencana untuk Palang Merah Kolombia di Santander Utara, yang ibu kotanya adalah Cucuta, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa organisasi nirlaba tersebut telah mengaktifkan rencana tanggap darurat untuk mengantisipasi kemungkinan krisis pengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved