Usai Maduro Diculik AS, Kolombia Bersiap Terima Jutaan Pengungsi Venezuela
Selasa, 06 Januari 2026 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menggunakan dana awal sebesar 88.000 franc Swiss (sekitar USD111.000) dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB (CERF), organisasi tersebut meningkatkan kapasitasnya untuk memberikan bantuan kemanusiaan dasar kepada pengungsi di dekat perbatasan.
“Kemarin kami berada di (Jembatan Simon Bolivar) melakukan tindakan pencegahan; layanan ambulans, transportasi, perlindungan, apa yang dibutuhkan manusia,” ungkap Torres. “Saat ini situasinya ‘normal’ tetapi dalam beberapa hari ke depan, keadaan bisa berubah,” ujarnya.
“Jika kondisi di Venezuela stabil, para pengungsi mungkin bersedia kembali ke negara itu. Tetapi jika tidak, lebih banyak orang mungkin ingin meninggalkan Venezuela,” ungkap Torres.
Berjalan bergandengan tangan dengan seorang teman, Mary Esperaza yang berusia 50 tahun menyeberang ke Kolombia dari Venezuela melalui Jembatan Simon Bolivar pada Senin sore.
Rodriguez, yang berasal dari Cucuta tetapi tinggal di seberang sungai di Venezuela, mengatakan dia tidak yakin apakah akan ada krisis migrasi lain dalam waktu dekat.
“Kami menunggu untuk melihat apa yang terjadi,” katanya. “Tampaknya, semuanya tenang, tetapi kami tidak tahu apa yang akan terjadi besok.”
Baca juga: 7 Kebijakan Nicolas Maduro yang Dinilai Menyengsarakan Rakyat Venezuela
“Kemarin kami berada di (Jembatan Simon Bolivar) melakukan tindakan pencegahan; layanan ambulans, transportasi, perlindungan, apa yang dibutuhkan manusia,” ungkap Torres. “Saat ini situasinya ‘normal’ tetapi dalam beberapa hari ke depan, keadaan bisa berubah,” ujarnya.
“Jika kondisi di Venezuela stabil, para pengungsi mungkin bersedia kembali ke negara itu. Tetapi jika tidak, lebih banyak orang mungkin ingin meninggalkan Venezuela,” ungkap Torres.
Berjalan bergandengan tangan dengan seorang teman, Mary Esperaza yang berusia 50 tahun menyeberang ke Kolombia dari Venezuela melalui Jembatan Simon Bolivar pada Senin sore.
Rodriguez, yang berasal dari Cucuta tetapi tinggal di seberang sungai di Venezuela, mengatakan dia tidak yakin apakah akan ada krisis migrasi lain dalam waktu dekat.
“Kami menunggu untuk melihat apa yang terjadi,” katanya. “Tampaknya, semuanya tenang, tetapi kami tidak tahu apa yang akan terjadi besok.”
Baca juga: 7 Kebijakan Nicolas Maduro yang Dinilai Menyengsarakan Rakyat Venezuela
(sya)
Lihat Juga :