Tak Mau Pasang Badan! Mengapa Rusia dan China Minta AS Bebaskan Maduro?

Minggu, 04 Januari 2026 - 14:14 WIB
loading...
Tak Mau Pasang Badan!...
Tak mau pasang badan! Rusia dan China minta AS bebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/X/@ABC
A A A
CARACAS - Rusia dan China tak mau pasang badan membela Venezuela ketika diserang pasukan Amerika Serikat (AS). Dua negara sekutu utama Caracas tidak mengirimkan pasukannya untuk mencegah serangan AS.

Tak Mau Pasang Badan! Mengapa Rusia dan China Minta AS Bebaskan Maduro?

1. Melanggar Hukum Internasional

Kementerian Luar Negeri China mengatakan AS harus membebaskan Maduro dan istrinya, menyebut penangkapan mereka sebagai "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional".

“China menyatakan keprihatinan mendalam atas penangkapan paksa Presiden Nicolás Maduro dan istrinya oleh AS dan membawa mereka keluar negeri,” kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian tersebut, dilansir Al Jazeera.

“Langkah AS jelas melanggar hukum internasional, norma-norma dasar dalam hubungan internasional, dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB. China menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, membebaskan mereka segera, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi.”

Baca Juga: Zelensky Sarankan Trump Tangkap Putin usai Pasukan Khusus AS Culik Maduro

2. Maduro Adalah Presiden Sah dari Negara Berdaulat

Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Sabtu menyerukan pembebasan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya dari tahanan AS setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa mereka ditangkap selama serangan militer di ibu kota Caracas.

“Kami dengan tegas menyerukan kepada pimpinan AS untuk mempertimbangkan kembali posisi ini dan membebaskan presiden terpilih yang sah dari negara berdaulat dan istrinya,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, menekankan perlunya menyelesaikan konfrontasi dramatis ini melalui diplomasi.

3. Membangun Soliditas dengan Rakyat Venezuela

Dalam pesan terpisah, kementerian tersebut mengatakan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berbicara melalui telepon dengan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez Gomez, di mana ia menyatakan “solidaritasnya dengan rakyat Venezuela dalam menghadapi agresi bersenjata.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved