Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro

Sabtu, 03 Januari 2026 - 19:06 WIB
loading...
A A A
Meskipun Delta Force paling dikenal sebagai unit kontra-terorisme tingkat satu yang bertugas menangkap atau melenyapkan target bernilai tinggi dan membongkar jaringan teroris, perannya jauh melampaui mandat tersebut.

Baca Juga: Trump Sebut Operasi Pasukan Delta Sangat Brilian, Presiden Maduro Akan Diadili di AS

2. Sering Bekerja Sama dengan CIA

Melansir Hindustan Times, Unit ini sangat serbaguna dan melakukan operasi aksi langsung, misi penyelamatan sandera, dan kegiatan rahasia, seringkali berkoordinasi erat dengan CIA.

Unit ini juga telah dikerahkan untuk memberikan layanan perlindungan bagi para pemimpin senior AS selama kunjungan ke zona konflik, tambah laporan tersebut.

Secara operasional, Delta Force berada di bawah Komando Operasi Khusus Gabungan (JSOC), sementara dukungan administratif diberikan oleh Komando Operasi Khusus Angkatan Darat AS (USASOC).

3. Dibentuk Terkait Krisis Iran

Delta Force adalah unit yang relatif muda, didirikan pada tahun 1977 oleh komandan pertamanya, Charles Beckwith. Beckwith menyadari kebutuhan akan pasukan kontra-terorisme Angkatan Darat yang sangat presisi setelah bertugas bersama Pasukan Khusus Udara Inggris pada awal tahun 1970-an, pada saat ancaman terorisme global meningkat pesat, demikian pernyataan laporan tersebut.

Sejarah awal unit ini dibentuk oleh misi penyelamatan sandera Iran tahun 1980 yang gagal, di mana kesalahan peralatan penerbangan dan operator menyebabkan kematian delapan anggota militer AS.

Setelah kejadian itu, militer AS membentuk Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 untuk menyediakan dukungan penerbangan khusus untuk misi operasi khusus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved