Kediaman Putin Diserang Drone, Rusia Kirim Rudal Nuklir Oreshnik ke Belarusia

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:11 WIB
loading...
A A A
Para analis mencatat bahwa penempatan rudal Oreshnik di Belarus dapat mempersingkat waktu bagi senjata nuklir Rusia untuk mencapai target di Eropa.

Baca Juga: Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026

Analis Barat melihat langkah tersebut sebagai sinyal ketergantungan Moskow pada pencegahan nuklir untuk mencegah dukungan NATO terhadap Ukraina.

Dua peneliti AS mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa video tersebut mengkonfirmasi identifikasi berbasis satelit sebelumnya dari pangkalan udara Krichev-6 yang dibahas sebagai lokasi yang kemungkinan besar dari rudal tersebut. Jeffrey Lewis dari Middlebury Institute dan Decker Eveleth dari organisasi penelitian dan analisis CNA di Virginia mengatakan sebuah bangunan dalam video tersebut cocok dengan gambar yang diambil oleh perusahaan satelit komersial Planet Labs pada bulan November. Mereka menyebutkan blogger militer Rusia Dmitry Kornev sebagai orang pertama yang menghubungkan video tersebut dengan citra satelit dan memposting hasilnya di X.

Meskipun rekaman tersebut tidak mengungkapkan lokasi yang tepat, rekaman itu menunjukkan peluncur bergerak yang melewati jalan-jalan hutan, kru yang menyamarkan sistem, dan seorang perwira senior Rusia yang menyatakan bahwa rudal-rudal tersebut secara resmi dalam tugas tempur. Rutinitas pelatihan dan pengintaian ditunjukkan saat salju ringan turun.

Moskow menguji Oreshnik yang dipersenjatai secara konvensional – bahasa Rusia untuk "pohon hazel" – terhadap target di Ukraina pada November 2024. Putin telah menyatakan bahwa bahkan dengan hulu ledak konvensional, kapasitas penghancuran rudal tersebut menyaingi senjata nuklir. Dengan jangkauan yang dilaporkan hingga 5.500 km (3.418 mil), sistem ini secara teoritis dapat menyerang seluruh Eropa atau Amerika Serikat bagian barat.

Beberapa pejabat Barat mempertanyakan efek praktis rudal tersebut di medan perang. Sebuah sumber AS mengatakan pada Desember 2024 bahwa Oreshnik tidak dianggap sebagai pengubah permainan.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, sekutu dekat Putin yang telah terlibat dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, sebelumnya telah mengkonfirmasi pemasangan rudal tersebut. Ia mengatakan tidak lebih dari selusin Oreshnik akan dikerahkan, sebuah langkah yang digambarkan oleh menteri pertahanannya sebagai tanggapan terhadap apa yang mereka sebut sebagai tindakan agresif Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved