Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:33 WIB
loading...
A A A
Riyadh menambahkan senjata-senjata tersebut "merupakan ancaman yang nyata", dan oleh karena itu pasukan pimpinan Saudi melakukan "serangan udara terbatas" yang menargetkan pengiriman yang diturunkan dari dua kapal.

Mohamed Alsahimi, perwakilan STC, mengatakan kepada MEE bahwa kelompok tersebut tidak setuju dengan penilaian ini, dan mengatakan serangan itu menargetkan "infrastruktur sipil".

Arab Saudi Klaim Ancaman terhadap Keamanan Nasional


Beberapa jam setelah serangan itu, Riyadh menerbitkan pernyataan keras yang mengkritik peran UEA di Yaman.

Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan pihaknya kecewa dengan tindakan yang diambil UEA yang "menekan" STC untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan Arab Saudi, di wilayah Hadhramaut dan al-Mahrah di Yaman.

Pernyataan itu menyebutkan tindakan tersebut merupakan ancaman terhadap keamanan nasional Arab Saudi, serta keamanan dan stabilitas Yaman dan kawasan yang lebih luas.

“Kerajaan menekankan setiap ancaman terhadap keamanan nasionalnya adalah garis merah,” katanya. “(Kami) tidak akan ragu untuk mengambil semua langkah dan tindakan yang diperlukan untuk menghadapi dan menetralisir ancaman tersebut.”

Pernyataan itu menandai pernyataan terkuat yang dibuat kerajaan sejak STC menguasai sebagian besar wilayah di Yaman selatan awal bulan ini.

UEA telah mendukung STC sejak 2017, kata Basha, "melalui dukungan diplomatik, pendanaan, bantuan militer, logistik, dan pelatihan".

"Dukungan ini komprehensif," tambah analis tersebut. "Namun, posisi UEA adalah bahwa mereka tidak mengendalikan tujuan akhir politik STC."

UEA mengatakan pihaknya "terkejut" dengan serangan Saudi, dan menolak penjelasan Riyadh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved