Kepung Taiwan, China Memulai Latihan Tembak Langsung Hari Kedua

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:41 WIB
loading...
A A A
Pengerahan kekuatan terbaru ini menyusul penjualan senjata besar-besaran ke Taipei oleh Amerika Serikat—pendukung keamanan utama Taiwan—dan komentar dari Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bahwa penggunaan kekuatan terhadap Taiwan dapat memicu respons militer dari Tokyo.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan pada hari Selasa di Beijing bahwa China akan "dengan tegas melawan" penjualan senjata skala besar AS ke Taiwan.

"Sebagai tanggapan terhadap provokasi terus-menerus oleh kekuatan pro-kemerdekaan di Taiwan dan penjualan senjata skala besar AS ke Taiwan, kita tentu saja harus dengan tegas menentang dan melawannya dengan tegas," kata Wang Yi dalam pidatonya.

Dia menambahkan bahwa setiap upaya untuk menghalangi penyatuan China dengan Taiwan "pasti akan berakhir dengan kegagalan".

Presiden Taiwan Lai Ching-te berjanji pada hari Selasa dalam sebuah unggahan Facebook bahwa wilayahnya tidak akan "meningkatkan konflik" atau memprovokasi perselisihan.

Kantornya mengatakan sehari sebelumnya bahwa China telah menunjukkan "pengabaian terhadap norma-norma internasional dan penggunaan intimidasi militer untuk mengancam negara-negara tetangga".

Militer China mengatakan pada Selasa pagi bahwa mereka telah mengerahkan kapal perusak, fregat, pesawat tempur, dan pesawat pengebom. "Untuk melakukan latihan tentang identifikasi dan verifikasi, peringatan dan pengusiran, simulasi serangan, penyerangan terhadap target maritim, serta operasi anti-udara dan anti-kapal selam," kata Komando Teater Timur PLA.

Komando itu mengatakan latihan di perairan utara dan selatan Pulau Taiwan menguji kemampuan koordinasi laut-udara dan blokade serta kontrol terpadu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved