250 Drone Kamikaze Kamboja Masuk Wilayah Thailand, Bangkok: Itu Provokasi

Senin, 29 Desember 2025 - 21:08 WIB
loading...
250 Drone Kamikaze Kamboja...
Kamboja kirim 250 drone kamikaze ke wilayah Thailand. Foto/khmertimeskh
A A A
BANGKOK - Tentara Thailand menuduh Kamboja melanggar kesepakatan gencatan senjata yang baru ditandatangani setelah bentrokan mematikan selama berminggu-minggu yang memaksa hampir satu juta orang meninggalkan rumah mereka.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Thailand mengatakan bahwa lebih dari 250 pesawat tanpa awak (UAV) terdeteksi terbang dari sisi Kamboja pada Minggu malam.

Melansir BBC, gencatan senjata mulai berlaku pada siang hari waktu setempat (05:00 GMT) pada hari Sabtu. Kedua belah pihak sepakat untuk membekukan garis depan di tempat mereka berada sekarang, melarang bala bantuan, dan mengizinkan warga sipil yang tinggal di daerah perbatasan untuk kembali sesegera mungkin.

Hal itu dianggap sebagai terobosan, yang terjadi setelah berhari-hari pembicaraan antara kedua negara, dengan dorongan diplomatik dari Tiongkok dan AS.

Baca Juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 165 Tahun Penjara

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Angkatan Darat Kerajaan Thailand mengatakan tindakan Kamboja "merupakan provokasi dan pelanggaran terhadap langkah-langkah yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan", menambahkan bahwa tindakan tersebut "tidak konsisten" dengan ketentuan gencatan senjata.

Mereka juga mengatakan bahwa mereka "mungkin perlu mempertimbangkan kembali" pembebasan 18 tentara Kamboja yang ditahan di Thailand sejak Juli.

Thailand akan "berkewajiban untuk bertindak sesuai... [jika] pelanggaran perjanjian dan kedaulatan nasional terus berlanjut", tambahnya.

Kamboja belum memberikan komentar.

Hal ini terjadi hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memuji gencatan senjata yang "diperoleh dengan susah payah", dan Presiden AS Donald Trump memuji "kesimpulan yang cepat dan adil".

Sengketa antara Thailand dan Kamboja bukanlah hal baru, sudah berlangsung lebih dari seabad.

Ketegangan terbaru meningkat awal tahun ini, setelah sekelompok wanita Kamboja menyanyikan lagu-lagu patriotik di sebuah kuil yang dipersengketakan.

Seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan pada bulan Mei. Hal ini menjerumuskan hubungan antara kedua negara ke titik terendah dalam lebih dari satu dekade.

Terjadi pertempuran sengit selama lima hari di sepanjang perbatasan, yang menyebabkan puluhan tentara dan warga sipil tewas. Ribuan warga sipil lainnya mengungsi.

Kesepakatan gencatan senjata yang rapuh disepakati pada bulan Juli dan ditandatangani pada bulan Oktober. Kemudian kesepakatan itu runtuh awal bulan ini, ketika bentrokan baru meletus.

Kedua pihak saling menyalahkan atas kegagalan gencatan senjata tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved