Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 165 Tahun Penjara

Senin, 29 Desember 2025 - 18:24 WIB
loading...
Mantan PM Malaysia Najib...
Mantan PM Malaysia Najib Razak divonis 165 tahun penjara. Foto/X/@NajibRazak
A A A
KUALA LUMPUR - Najib Razak dijatuhi hukuman setidaknya empat kali 15 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah pada hari Jumat terkait dengan penyelewengan dana investasi negara 1MDB senilai miliaran dolar. Selain itu, Hakim Collin Lawrence Sequerah menjatuhkan lima tahun untuk setiap 21 dakwaan pencucian uang terhadapnya, dengan total 165 tahun penjara.

Pengadilan Tinggi negara tersebut menyatakan mantan perdana menteri Malaysia yang ditahan bersalah atas empat dakwaan penyalahgunaan kekuasaan dan 21 dakwaan pencucian uang setelah memutuskan bahwa ia menyalurkan lebih dari USD700 juta dari 1MDB ke rekening bank pribadinya.

Hukuman baru ini akan berlaku setelah masa hukuman penjara yang sedang dijalaninya untuk kasus 1MDB sebelumnya berakhir, kata hakim.

Najib juga dikenakan denda besar sebesar 11,4 miliar ringgit (USD2,8 miliar) untuk dakwaan penyalahgunaan kekuasaan, di samping penyitaan aset senilai 2,08 miliar ringgit (USD514 juta) berdasarkan undang-undang pencucian uang. Jika ia gagal membayar, ia akan menghadapi hukuman penjara lebih lama.

Melansir Inquirer, pengacara Najib Razak, Mohamed Shafee Abdullah, mengatakan Najib akan mengajukan banding atas putusan tersebut, menambahkan bahwa hakim "telah melakukan begitu banyak kesalahan."

Mengenakan setelan biru, Najib berdiri dan tampak tenang ketika vonis diumumkan, kemudian kembali terkulai di kursinya di ruang sidang.

Putusan tersebut menandai tonggak sejarah dalam salah satu skandal keuangan terbesar di dunia, yang berdampak luas di pasar global dan bahkan memicu penyelidikan di Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Najib membantah melakukan kesalahan apa pun dan menyatakan dana tersebut adalah sumbangan politik dari Arab Saudi. Ia mengatakan telah disesatkan oleh para pelaku keuangan nakal yang dipimpin oleh Low Taek Jho, yang diduga sebagai dalang skandal tersebut, yang masih buron.

Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 165 Tahun Penjara

1. Najib Razak Dinyatakan Bersalah

Melansir Inquirer, Sequerah mengatakan klaim Najib tentang sumbangan Saudi "tidak masuk akal." Empat surat yang konon berasal dari donor Saudi itu dipalsukan dan bukti jelas menunjukkan dana tersebut berasal dari 1MDB, katanya.

Ia menolak argumen pembelaan bahwa Najib adalah korban yang tidak sadar yang ditipu oleh Low dan mantan pejabat 1MDB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved