Rusia Sepakat dengan Trump, Akankah Perang Ukraina Segera Berakhir pada 2025?

Selasa, 30 Desember 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Moskow saat ini menguasai sekitar 75% wilayah Donetsk, dan sekitar 99% wilayah Luhansk yang berdekatan. Kedua wilayah tersebut secara kolektif dikenal sebagai Donbas.

Berbicara kepada wartawan setelah pembicaraan, Trump mengatakan kesepakatan tentang Donbas masih "belum terselesaikan, tetapi semakin dekat".

Nasibnya telah menjadi hambatan utama sepanjang negosiasi, dengan Rusia secara konsisten tidak mau berkompromi pada tujuannya untuk merebut kendali penuhnya.

Pada hari Senin, Kremlin kembali mengatakan Ukraina harus menarik pasukannya dari bagian Donbas yang masih dikuasai Kyiv. Ukraina bersikeras bahwa wilayah tersebut dapat menjadi zona ekonomi bebas yang dijaga oleh pasukan Ukraina - tetapi Zelensky telah menggarisbawahi bahwa setiap pembicaraan mengenai hal ini harus melibatkan rakyat Ukraina, lapor kantor berita Reuters.

Presiden AS telah berulang kali mengubah posisinya sendiri mengenai wilayah Ukraina yang hilang, dan pada bulan September mengejutkan para pengamat dengan menyatakan bahwa Ukraina mungkin dapat merebutnya kembali. Ia kemudian mengubah pendiriannya.

Berbicara kepada wartawan di Mar-a-Lago setelah pembicaraan hari Minggu, Zelensky mengulangi keyakinannya bahwa kesepakatan perdamaian secara keseluruhan telah mencapai 90%, angka yang telah ia berikan beberapa hari sebelum kunjungannya.

Kedua pemimpin juga mengindikasikan bahwa telah ada kemajuan pada satu poin penting yang masih menjadi kendala - jaminan keamanan untuk Ukraina.

Zelensky kemudian mengatakan AS telah menawarkan jaminan keamanan untuk jangka waktu yang dapat diperpanjang selama 15 tahun, tetapi Kyiv menginginkan opsi untuk memilikinya hingga 50 tahun. Ia mengatakan ia berharap jaminan tersebut akan dimulai saat Kyiv menandatangani kesepakatan perdamaian, lapor Reuters.

Pertemuan hampir mencapai kesepakatan dan ia mengharapkan negara-negara Eropa untuk "mengambil alih sebagian besar" upaya tersebut dengan dukungan dari AS.

Peta yang menunjukkan wilayah Ukraina mana yang berada di bawah kendali militer Rusia atau kendali Rusia terbatas

Sementara itu, Trump mengemukakan kemungkinan pembicaraan trilateral antara AS, Rusia, dan Ukraina, dengan mengatakan bahwa hal itu dapat terjadi "pada waktu yang tepat".

Meskipun presiden AS ingin menambahkan perang Ukraina-Rusia ke dalam daftar konflik yang diklaimnya telah berakhir, ia memperingatkan bahwa pembicaraan yang terhenti atau dibatalkan yang berjalan "sangat buruk" dapat berarti bahwa perang berlanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved