Inggris Beli RCH 155 Senilai Rp1,17 Triliun, Ini 3 Kelebihannya

Senin, 29 Desember 2025 - 20:05 WIB
loading...
Inggris Beli RCH 155...
RCH 155 memiliki banyak kelebihan. Foto/X/@DefenceHQ
A A A
LONDON - Inggris menandatangani kontrak senilai £52 juta (USD70 juta) atau senilai Rp1,17 triliun dengan Jerman. Itu ditujukan untuk mengamankan generasi baru artileri bergerak yang mampu menembak sambil berpindah tempat dan mengenai target hingga jarak 70 kilometer (43,5 mil).

Inggris Beli RCH 155 Senilai Rp1,17 Triliun, Ini 3 Kelebihannya

1. Dibeli dari Jerman yang Dikenal

Berdasarkan kesepakatan tersebut, tentara Inggris akan menerima versi Demonstrator Kemampuan Awal (ECD) dari sistem artileri RCH 155, dengan dua platform tambahan dikirim ke Jerman untuk pengujian bersama, menurut pernyataan pemerintah Inggris.

Kesepakatan ini merupakan bagian dari pendalaman kerja sama pertahanan antara kedua negara di bawah perjanjian Trinity House, sebuah pakta pertahanan penting yang ditandatangani pada Oktober 2024 yang mengikat Inggris dan Jerman untuk kolaborasi militer yang lebih erat.

Baca Juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 165 Tahun Penjara

2. Mampu Menembak saat Bergerak

RCH 155 dimaksudkan untuk menjadi Platform Tembakan Bergerak jangka panjang Angkatan Darat Inggris. Ini mengikuti penggunaan sementara 14 sistem artileri Archer, yang mulai beroperasi setelah Inggris menyumbangkan senjata AS90-nya ke Ukraina.

Tidak seperti sistem artileri tradisional yang harus berhenti dan bersiap sebelum menembak, RCH 155 dapat menembak sambil bergerak, memungkinkan pasukan untuk menyerang dengan cepat dan berpindah tempat sebelum tembakan balasan musuh dapat dilakukan.

3. Belajar dari Pengalaman Perang di Ukraina

Menteri Kesiapan Pertahanan dan Industri Inggris, Luke Pollard MP, mengatakan sistem ini mencerminkan pelajaran yang dipetik dari perang di Ukraina.

“Angkatan Darat Inggris akan segera memiliki artileri baru yang dapat menembak sambil bergerak,” katanya. “Ini dibangun berdasarkan pelajaran dari Ukraina, memungkinkan Angkatan Darat kita untuk mengenai target sejauh 70 km dan bergerak cepat menjauh dari tembakan balasan sehingga mereka dapat menembak lagi.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved