Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 165 Tahun Penjara

Senin, 29 Desember 2025 - 18:24 WIB
loading...
A A A
Kesaksian para saksi menunjukkan "ikatan yang jelas" antara Najib dan Low—yang beroperasi sebagai "wakil, saluran, perantara, dan fasilitator" untuk Najib di 1MDB, kata hakim.

Hakim mencatat bahwa Najib gagal memverifikasi asal usul dana besar tersebut dan mengambil tindakan terhadap Low.

Baca Juga: 4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025, dari Rama Duwaji hingga Katy Perry

2. Terbukti Menyalahgunakan Kekuasaan

Sebaliknya, ia menggunakan uang tersebut meskipun asal usulnya mencurigakan dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi posisinya—termasuk memecat jaksa agung dan kepala antikorupsi yang menyelidiki kasus tersebut, kata hakim.

Meskipun Najib mengembalikan sebagian besar dana ke rekening luar negeri mereka, Sequerah mengatakan ini jelas direkayasa untuk menyembunyikan asal usul dana yang ilegal.

“Terdakwa bukanlah orang desa,” kata hakim, yang membutuhkan waktu lima jam untuk membacakan putusannya. “Oleh karena itu, setiap upaya untuk menggambarkan terdakwa sebagai orang bodoh yang sama sekali tidak menyadari kesalahan yang terjadi di sekitarnya pasti akan gagal total.”

Najib, yang menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2009 hingga 2018, saat ini menjalani hukuman penjara 12 tahun dari vonisnya pada tahun 2020 dalam kasus 1MDB sebelumnya. Skandal yang ditimbulkannya saat itu menyebabkan kekalahan pemerintahannya pada tahun 2018.

Ia dijatuhi hukuman karena penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran kepercayaan kriminal, dan pencucian uang yang melibatkan 42 juta ringgit (USD10,3 juta) yang disalurkan ke rekeningnya dari SRC International, mantan unit 1MDB.

Pada tahun 2022, setelah kalah dalam banding terakhir, ia menjadi mantan pemimpin Malaysia pertama yang dipenjara.

Dewan Pengampunan, sebuah badan yang memberi nasihat kepada penguasa tentang pemberian pengampunan, mengurangi separuh hukumannya dan secara drastis menurunkan dendanya pada tahun 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved