Polandia Kerahkan Jet Tempur saat Rusia Serbu Ukraina
Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
"Perwakilan Rusia melakukan percakapan panjang, tetapi pada kenyataannya rudal Dagger dan drone Shahed-lah yang berbicara untuk mereka," tulis Zelensky di Telegram, mengatakan bahwa Vladimir Putin tidak ingin mengakhiri perang.
"Aktivitas yang menjijikkan ini hanya dapat ditanggapi dengan langkah-langkah yang benar-benar kuat. Amerika memiliki kesempatan ini, Eropa memiliki kesempatan ini, banyak mitra kita memiliki kesempatan ini," tulisnya, mendesak sekutu untuk menunjukkan kekuatan melawan agresi Rusia, dilansir BBC.
Baca Juga: Akankah China Menyelamatkan Venezuela?
Serangan tersebut membuat Polandia, yang berbagi perbatasan sepanjang 530 km (320 mil) dengan Ukraina barat, mempersiapkan jet tempur, sistem pertahanan udara berbasis darat, dan pengintaian radar.
Langkah tersebut "bertujuan untuk mengamankan dan melindungi wilayah udara, terutama di daerah yang berdekatan dengan wilayah yang terancam," kata Angkatan Bersenjata Polandia.
Kemudian pada Sabtu pagi, disimpulkan bahwa tidak ada pelanggaran wilayah udara negara tersebut.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan udaranya menghancurkan tujuh drone Ukraina semalam.
Pada hari Sabtu, Zelensky, para pemimpin Uni Eropa, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan akan melakukan panggilan telepon untuk membahas jalan menuju perdamaian.
"Aktivitas yang menjijikkan ini hanya dapat ditanggapi dengan langkah-langkah yang benar-benar kuat. Amerika memiliki kesempatan ini, Eropa memiliki kesempatan ini, banyak mitra kita memiliki kesempatan ini," tulisnya, mendesak sekutu untuk menunjukkan kekuatan melawan agresi Rusia, dilansir BBC.
Baca Juga: Akankah China Menyelamatkan Venezuela?
Serangan tersebut membuat Polandia, yang berbagi perbatasan sepanjang 530 km (320 mil) dengan Ukraina barat, mempersiapkan jet tempur, sistem pertahanan udara berbasis darat, dan pengintaian radar.
Langkah tersebut "bertujuan untuk mengamankan dan melindungi wilayah udara, terutama di daerah yang berdekatan dengan wilayah yang terancam," kata Angkatan Bersenjata Polandia.
Kemudian pada Sabtu pagi, disimpulkan bahwa tidak ada pelanggaran wilayah udara negara tersebut.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan udaranya menghancurkan tujuh drone Ukraina semalam.
Pada hari Sabtu, Zelensky, para pemimpin Uni Eropa, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan akan melakukan panggilan telepon untuk membahas jalan menuju perdamaian.
Lihat Juga :