Akankah China Menyelamatkan Venezuela?

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Meskipun tidak mampu menawarkan model alternatif kerja sama ekonomi yang menarik dan memilih taktik pemerasan melalui tarif, Washington tetap memegang kendali dalam perebutan pengaruh ini. Sebagai contoh, meskipun sebagian besar negara di kawasan ini telah dibujuk secara ekonomi untuk mematuhi kebijakan satu China, dengan mengakui bahwa Taiwan adalah bagian yang tak terpisahkan dari China, kawasan ini terus menjadi benteng terakhir dukungan diplomatik untuk Taiwan, dengan tujuh negara di Amerika Latin dan Karibia mempertahankan hubungan diplomatik formal dengan Taiwan daripada dengan Tiongkok.

Minggu ini, AS meraih kemenangan gemilang ketika Nasry Asfura, seorang konservatif yang didukung Trump, memenangkan pemilihan presiden di Honduras; selama kampanyenya, ia berjanji untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Tiongkok dan membangun kembali hubungan formal dengan Taiwan.

"Selama tahun lalu, di bawah pemerintahan Trump, beberapa negara Amerika Latin telah menyerah pada tekanan AS untuk membatasi hubungan ekonomi dengan China," kata Yang.

3. AS Halangi Pengaruh China

Pada bulan Februari, Panama secara resmi menarik diri dari Inisiatif Sabuk dan Jalan China. Kemudian pada bulan Maret, operator Terusan Panama yang berbasis di Hong Kong mengumumkan bahwa mereka menjual sebagian besar sahamnya kepada konsorsium perusahaan Amerika – sebuah langkah yang mengikuti tuduhan Trump bahwa jalur air vital tersebut dikendalikan oleh China. Pada bulan Desember, Meksiko mengumumkan akan mengenakan tarif hingga 50 persen pada barang-barang Tiongkok, mulai 1 Januari.

"Di Venezuela, tekanan AS tidak terkait dengan hubungan dekatnya dengan China, melainkan lebih berkaitan dengan kebijakan domestik AS," papar Yang.

Meskipun demikian, setiap perubahan rezim di Caracas tentu akan merugikan kepentingan China. Sebagai pelanggan terbesar minyak mentah Venezuela, China memiliki kepentingan dalam menjaga perdamaian dan stabilitas Venezuela. Meskipun China sendiri tidak bergantung pada minyak Venezuela – bahkan Venezuela tidak termasuk dalam 10 pemasok minyak mentah teratasnya – pencegatan kapal tanker minyak Venezuela oleh AS tetap saja merusak strategi energi China, yang bertujuan untuk menghindari ketergantungan berlebihan pada satu pemasok energi.

4. Doktrin Monroe 2.0 atau Jebakan?

China memandang eskalasi di Venezuela tidak hanya melalui lensa ekonomi, tetapi juga melalui lensa geopolitik. Konteks yang lebih luas dari proyeksi kekuatan global AS sangat penting.

Dalam Strategi Keamanan Nasional (NSS) yang baru saja dirilis, pemerintahan Trump menyatakan bahwa era AS bertindak sebagai polisi dunia telah berakhir, dan sebagai gantinya menganjurkan kembali prinsip-prinsip Doktrin Monroe, sebuah strategi kebijakan luar negeri abad ke-19 yang berupaya memblokir campur tangan pihak luar di Amerika yang dapat melanggar kepentingan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved