AS Kerahkan Kapal Perang, Nigeria Isyaratkan Serangan Bakal Berlanjut

Jum'at, 26 Desember 2025 - 20:16 WIB
loading...
AS Kerahkan Kapal Perang,...
Kapal perang AS serang basis-basis kelompok jihadis di Nigeria. Foto/UK Defence Journal
A A A
ABUJA - Pemerintah Nigeria pada hari Jumat (26/12/2025) mengisyaratkan lebih banyak serangan terhadap kelompok "jihadis" diperkirakan akan terjadi setelah pengeboman pada Hari Natal oleh pasukan Amerika Serikat (AS) terhadap para milisi di utara negara itu.

Negara Afrika Barat ini menghadapi berbagai krisis keamanan yang saling terkait di utaranya, di mana para "jihadis" telah melancarkan pemberontakan di timur laut sejak 2009 dan geng bandit bersenjata menyerang desa-desa dan melakukan penculikan di barat laut.

Serangan AS terjadi setelah Abuja dan Washington terlibat dalam perselisihan diplomatik atas apa yang digambarkan Presiden AS Donald Trump sebagai pembunuhan massal terhadap orang Kristen di tengah berbagai konflik bersenjata di Nigeria.

Baca Juga: Trump Ungkap AS Serang ISIS di Barat Laut Nigeria

Penggambaran Washington tentang kekerasan sebagai "penganiayaan" terhadap orang Kristen ditolak oleh pemerintah Nigeria dan analis independen, tetapi tetap menghasilkan peningkatan koordinasi keamanan.

“Nigeria-lah yang memberikan informasi intelijen,” kata Menteri Luar Negeri Nigeria, Yusuf Tuggar, kepada stasiun televisi Channels TV, seraya mengatakan bahwa dia sedang berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelum pengeboman AS tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved