Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Dituntut Penjara 10 Tahun Gara-gara Darurat Militer

Jum'at, 26 Desember 2025 - 14:06 WIB
loading...
Eks Presiden Korea Selatan...
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dituntut penjara 10 tahun terkait kasus deklarasi darurat militer. Foto/Joint Press Corps via Korea Times
A A A
SEOUL - Jaksa Korea Selatan (Korsel) pada hari Jumat (26/12/2025) menuntut hukuman penjara 10 tahun untuk mantan presiden Yoon Suk Yeol. Tuntutan ini diajukan atas rentetan pelanggaran yang terkait dengan upayanya untuk memberlakukan darurat militer tahun lalu.

Yoon sempat menangguhkan pemerintahan sipil di Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat dekade pada 3 Desember 2024, yang memicu protes besar-besaran dan konfrontasi di Parlemen.

Sejak dicopot dari jabatannya pada bulan April oleh Mahkamah Konstitusi, dia telah menghadapi beberapa persidangan atas tindakan yang terkait dengan deklarasi darurat militernya.

Baca Juga: Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Kembali Dijebloskan ke Penjara

Tuntutan hukuman penjara 10 tahun itu juga termasuk tuduhan merintangi proses hukum. Dalam dokumen tuntutan jaksa, Yoon disebut membarikade diri di dalam kompleks kepresidenan untuk menghalangi penyidik yang hendak melaksanakan penangkapan.

Jaksa menilai Yoon telah melakukan kejahatan serius karena memprivatisasi institusi negara untuk menutupi dan membenarkan tindakan kriminalnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved