Siapa Mohammed Ali Ahmed al-Haddad? Kepala Staf Angkatan Darat Libya Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

Rabu, 24 Desember 2025 - 02:20 WIB
loading...
Siapa Mohammed Ali Ahmed...
Mohammed Ali Ahmed al-Haddad dikabarkan tewas dalam kecelakaan pesawat di Turki. Foto/X/@aviationbrk
A A A
TRIPOLI - Kepala Staf Angkatan Darat Libya , Letnan Jenderal Mohammed Ali Ahmed al-Haddad, tewas dalam kecelakaan pesawat di Turki saat kembali dari kunjungan resmi ke Ankara.

Pejabat Turki mengatakan pesawat pribadi tersebut, yang sedang menuju kembali ke Tripoli pada hari Selasa, meminta pendaratan darurat karena kerusakan listrik beberapa menit setelah lepas landas, tetapi kemudian kehilangan kontak.

Kecelakaan tersebut, yang juga menewaskan empat pejabat militer senior Libya dan tiga awak pesawat, telah mengguncang Libya, di mana Jenderal al-Haddad dipandang sebagai tokoh pemersatu di tengah perpecahan politik yang mendalam. Pemerintah Libya telah mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional.

Siapa Mohammed Ali Ahmed al-Haddad? Kepala Staf Angkatan Darat Libya Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

1. Tokoh Kunci yang Menyatukan Libya

Jenderal al-Haddad adalah kepala Staf Umum Libya, perwira militer berpangkat tertinggi di angkatan bersenjata negara itu.

Jenderal al-Haddad bekerja di dalam Pemerintah Persatuan Nasional (GNU) yang diakui PBB di Tripoli untuk menyatukan faksi-faksi bersenjata yang bersaing.

Al Jazeera melaporkan bahwa masyarakat Libya berduka atas meninggalnya al-Haddad, yang menurutnya merupakan tokoh kunci dalam upaya menyatukan militer negara yang terpecah belah. “Dia benar-benar seseorang yang berusaha membangun institusi militer, terutama di Libya barat, tempat yang terpecah belah dengan kelompok-kelompok bersenjata dan milisi yang kuat yang mengendalikan wilayah yang luas,” kata Traina, yang melaporkan dari Tripoli.

“Ada kelompok-kelompok bersenjata yang kuat, milisi yang mengendalikan berbagai wilayah. Mereka memiliki pengaruh besar pada pemerintah. Dia menolak membiarkan milisi-milisi ini menguasai pemerintah,” tambah Traina, dan dipandang sebagai “seseorang yang dapat didukung dan diajak bekerja sama untuk mencoba membawa persatuan ke Libya.”

Jenderal al-Haddad telah menjabat di posisi itu sejak 2020 dan dipandang sebagai tokoh kunci dalam upaya menyatukan struktur militer Libya yang terpecah, elemen penting dari upaya yang lebih luas untuk menstabilkan negara tersebut, yang jatuh ke dalam kekacauan setelah penggulingan pemimpin lamanya, Muammar Gaddafi, pada tahun 2011.

Baca Juga: Zelensky Ungkap 20 Poin Rencana Perdamaian dengan Rusia

2. Arsitek Penggulingan Gaddafi

Jenderal al-Haddad adalah salah satu pejabat militer pertama yang bergabung dengan pasukan pemberontak dalam revolusi yang menggulingkan Gaddafi.

Libya saat ini terbagi antara pemerintah yang diakui secara internasional yang berbasis di Tripoli dan pemerintahan saingan di timur yang dipimpin oleh komandan militer Khalifa Haftar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Jika Berperang, Angkatan...
Jika Berperang, Angkatan Darat Inggris Bisa Musnah dalam 6 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved