Siapa Mohammed Ali Ahmed al-Haddad? Kepala Staf Angkatan Darat Libya Tewas dalam Kecelakaan Pesawat
Rabu, 24 Desember 2025 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Investigasi penyebabnya terus berlanjut dengan partisipasi semua lembaga terkait, kata Duran. Turki telah menunjuk empat jaksa untuk memimpin penyelidikan, dan Yerlikaya mencatat bahwa 408 personel dikerahkan untuk upaya pencarian dan pemulihan.
Sekelompok pejabat militer dari Libya sedang melakukan inspeksi di lokasi kecelakaan, menurut kantor berita negara Turki, Anadolu.
Di antara pejabat Libya yang tewas adalah:
Jenderal al-Fitouri Ghraibil, kepala pasukan darat Libya.
Brigadir Jenderal Mahmoud al-Qatawi, direktur Otoritas Manufaktur Militer.
Muhammad al-Asawi Diab, penasihat militer senior.
Muhammad Omar Ahmed Mahjoub, seorang fotografer militer.
"Tragedi besar ini merupakan kehilangan besar bagi bangsa, lembaga militer, dan seluruh rakyat," katanya. “Kita telah kehilangan orang-orang yang mengabdi kepada negara dengan tulus dan penuh dedikasi, serta menjadi contoh kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen nasional.”
Dalam pernyataan dari angkatan bersenjata Libya timur, komandan Haftar menyatakan “kesedihan mendalam atas kehilangan tragis ini” dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, suku, dan kota Jenderal al-Haddad, serta “kepada seluruh rakyat Libya”.
Sekelompok pejabat militer dari Libya sedang melakukan inspeksi di lokasi kecelakaan, menurut kantor berita negara Turki, Anadolu.
4. 4 Pejabat Militernya Ikut Tewas
Ya. Semua orang di dalam pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut. Selain al-Haddad, tujuh orang lainnya tewas dalam kecelakaan itu, termasuk empat pejabat militer senior Libya dan tiga awak pesawat.Di antara pejabat Libya yang tewas adalah:
Jenderal al-Fitouri Ghraibil, kepala pasukan darat Libya.
Brigadir Jenderal Mahmoud al-Qatawi, direktur Otoritas Manufaktur Militer.
Muhammad al-Asawi Diab, penasihat militer senior.
Muhammad Omar Ahmed Mahjoub, seorang fotografer militer.
5. Musuhnya pun Ikut Berduka
Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibah menggambarkan insiden itu sebagai "kehilangan yang tragis"."Tragedi besar ini merupakan kehilangan besar bagi bangsa, lembaga militer, dan seluruh rakyat," katanya. “Kita telah kehilangan orang-orang yang mengabdi kepada negara dengan tulus dan penuh dedikasi, serta menjadi contoh kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen nasional.”
Dalam pernyataan dari angkatan bersenjata Libya timur, komandan Haftar menyatakan “kesedihan mendalam atas kehilangan tragis ini” dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, suku, dan kota Jenderal al-Haddad, serta “kepada seluruh rakyat Libya”.
(ahm)
Lihat Juga :