Agresi AS ke Venezuela Jadi Langkah Awal Kuasai Seluruh Amerika Latin

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa kartel narkoba Amerika Latin tetap menjadi "ancaman paling serius" dan bahwa Trump akan terus menggunakan kekuatan penuh AS untuk memberantasnya. Waltz juga mengatakan bahwa minyak Venezuela merupakan komponen penting dalam mendanai kartel di Venezuela.

"Realitas situasinya adalah bahwa kapal tanker minyak yang dikenai sanksi beroperasi sebagai jalur ekonomi utama bagi Maduro dan rezimnya yang tidak sah," katanya.

Gedung Putih awal tahun ini menetapkan beberapa kartel narkoba internasional, termasuk Tren de Aragua Venezuela, sebagai organisasi teroris. Washington juga menambahkan "Cartel de los Soles," yang diklaim dipimpin oleh Maduro, ke dalam daftar tersebut pada bulan November.

Pemimpin Venezuela membantah tuduhan AS dan menuduh pemerintahan Trump menggunakan klaim perdagangan narkoba sebagai kedok untuk melakukan "perubahan rezim" di negaranya.

Duta Besar Rusia untuk PBB secara terpisah memperingatkan bahwa "intervensi" AS di Venezuela dapat "menjadi contoh bagi tindakan kekerasan di masa depan terhadap negara-negara Amerika Latin".

Duta Besar China mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa tindakan AS "sangat melanggar" "kedaulatan, keamanan, dan hak-hak sah" Venezuela.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved