Siap Pimpin Jepang, Suga Fokus Melanjutkan Abenomics

Rabu, 16 September 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
“Hal terpenting dalam kepemimpinan nanti adalah menghadapi pandemi dan menghidupkan kembali ekonomi. Saya pikir, kita tidak bisa membubarkan majelis rendah karena pandemi,” kata Suga. “Keputusan akan dibuat dengan melihat berbagai faktor,” katanya. (Baca juga: Paket Isolasi Mandiri Covid-19, Bisnis Legit Beresiko Tinggi)

Suga dianggap sebagai orang yang kredibel, memahami permasalahan nasional, dan menjadi salah satu orang kepercayaan Abe selama menjabat kepala sekretaris kabinet sejak 2012.

Sebagai negara yang tidak menganut sistem kepresidenan, pemilihan PM di Jepang dilakukan di tengah kursi parlemen yang didominasi LDP. LDP sendiri telah mulai menggelar pemilihan suksesor Abe, kemarin. Selain Suga, kandidat lain yang masuk nominasi ialah mantan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida dan mantan Menteri Pertahanan Shigeru Ishiba.

Suga mencatat sejarah baru dalam karier politiknya yang mungkin tidak pernah dia bayangkan. Sebab, Suga tidak lahir dari kalangan elite, melainkan petani. Karier politik Suga juga dapat melejit setelah mengenal dekat Abe yang terpilih menjadi PM sejak 2012 dan menjadi pemimpin terpanjang Jepang sejak Perang Dunia II.

Abe pun menghormati Suga yang kini berusia lebih dari 70 tahu dan menjadikannya sebagai tangan kanan pemerintahannya dengan memberikannya jabatan kepala sekretaris kabinet PM, kombinasi antara kepala staf PM dan juru bicara PM. Kedekatan dan kepercayaan itu menunjukkan Abe juga kemungkinan mewarisi takhtanya kepada Suga. (Baca juga: Studi: Virus Corona Baru Mampu Menyerang Otak)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Bagaimana Jepang, Korea...
Bagaimana Jepang, Korea Selatan dan Taiwan Tanggapi Pertemuan Trump-Xi?
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
Rekomendasi
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved