Akui Kegagalan Cegah Penembakan Bondi, PM Australia Tinjau Kinerja Intelijen

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:43 WIB
loading...
Akui Kegagalan Cegah...
PM Australia tinjau kinerja intelijen setelah akui kegagalan cegah penembakan Bondi. Foto/X
A A A
SYDNEY - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan tinjauan terhadap kepolisian dan badan intelijen nasional setelah serangan Pantai Bondi di Sydney.

"Kekejaman yang terinspirasi ISIS Minggu lalu memperkuat lingkungan keamanan yang berubah dengan cepat di negara kita," kata Albanese, menggunakan akronim untuk kelompok Negara Islam, dilansir BBC. "Badan keamanan kita harus berada dalam posisi terbaik untuk merespons."

Penembakan, di mana 15 orang tewas setelah dua pria bersenjata - ayah dan anak - melepaskan tembakan di sebuah festival Yahudi telah dinyatakan sebagai insiden teroris. Polisi mengatakan para penyerang terinspirasi oleh "ideologi Negara Islam".

Hari refleksi nasional diadakan pada hari Minggu.

Mengheningkan cipta selama satu menit akan dilakukan pada pukul 18:47 - waktu dimulainya serangan.

Albanese mengatakan tinjauan intelijen, yang dijadwalkan selesai pada April 2026, akan fokus pada memastikan pihak berwenang siap untuk mengatasi ekstremisme.

Ia mengatakan: "Departemen Perdana Menteri dan Kabinet akan memeriksa apakah lembaga penegak hukum dan intelijen federal memiliki wewenang, struktur, proses, dan pengaturan berbagi yang tepat untuk menjaga keamanan warga Australia setelah serangan teroris anti-Semit yang mengerikan di Pantai Bondi."

BacaJuga:Daftar 10 Negara Tanpa Parpol, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Viral Beruang Nyangkut...
Viral Beruang Nyangkut di Atas Tiang Listrik Picu Upaya Penyelamatan Dramatis
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Anak Ari Lasso Lulus...
Anak Ari Lasso Lulus S1 dari LSE London: Papa Bangga Banget Be
Polda Metro Usut Pemesan...
Polda Metro Usut Pemesan dan Aliran Dana Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks dan Provokasi
Berita Terkini
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Infografis
Australia Akui Rumit...
Australia Akui Rumit Memasok Jet Tempur F-18 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved