Daftar 10 Negara Tanpa Parpol, Salah Satunya Tetangga Indonesia

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:42 WIB
loading...
Daftar 10 Negara Tanpa...
Kerajaan Arab Saudi termasuk di antara negara yang melarang parpol. Foto/via SPA
A A A
JAKARTA - Di banyak negara, partai politik (parpol) dianggap sebagai pilar utama dalam sistem demokrasi yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memilih pemimpin dan menyalurkan aspirasi politik. Namun, terdapat beberapa negara yang memilih untuk tidak mengadopsi sistem parpol atau bahkan melarang keberadaannya sama sekali.

Fenomena negara tanpa partai politik ini seringkali dipengaruhi oleh sejarah politik, budaya lokal, serta pandangan terhadap bagaimana pemerintahan seharusnya dijalankan.

Negara-negara tanpa parpol kebanyakan berada di Timur Tengah yang mengadopsi pemerintahan monarki. Ada juga tetangga Indonesia yang menjadi negara tanpa parpol, yakni Brunei Darussalam.

Baca Juga: Inilah 20 Kota di Dunia dengan Miliarder Terbanyak, Apakah Jakarta Masuk?


Daftar 10 Negara Tanpa Parpol

1. Tuvalu (Punya Parlemen Tanpa Parpol)

Tuvalu adalah sebuah negara kepulauan kecil di Pasifik dengan sistem parlementer, di mana anggota parlemen dipilih tanpa adanya afiliasi partai politik yang jelas.

Meski tidak ada partai politik yang dominan, pemilihan umum (pemilu) tetap dilaksanakan berdasarkan calon individu yang bisa saja memiliki pandangan politik tertentu, meski tidak terorganisir dalam partai politik formal.

Dengan kata lain, Tuvalu masih menjalankan sistem demokrasi yang memungkinkan adanya pertarungan antar-individu, meskipun tanpa partai politik yang terstruktur.

2. Palau (Ada Pemilu Tanpa Parpol)

Mirip Tuvalu, Palau juga negara di Pasifik tanpa parpol formal. Negara ini memiliki sistem pemerintahan yang berfungsi dengan baik dan demokratis, di mana pemilu diikuti oleh para kandidat individu, bukan berdasarkan parpol.

Ini berarti, meskipun ada pemilu untuk oresiden dan anggota Parlemen, mereka tidak terikat atau terorganisir dalam struktur parpol yang formal seperti di banyak negara besar.

Para pemilih di Palau memilih calon individu yang mereka percayai untuk memimpin. Tanpa parpol formal, para kandidat lebih berfokus pada kepribadian, kemampuan, dan relasi sosial mereka dengan masyarakat, daripada membawa platform ideologis yang umum dalam sistem multipartai.

Meskipun tidak ada parpol formal, para calon pemimpin dapat membentuk kelompok informal atau koalisi untuk mendukung pencalonan mereka atau untuk bekerja sama setelah pemilu. Namun, ini berbeda dengan partai politik tradisional yang memiliki struktur formal dan platform ideologi yang jelas.

Lantaran tak ada parpol formal, perdebatan politik di Palau lebih mengutamakan masalah praktis dan kepentingan lokal, ketimbang perbedaan ideologi besar antara partai yang bisa mengarah pada polarisasi. Ini memudahkan tercapainya konsensus dalam pengambilan keputusan politik.

3. Afghanistan (Tak Ada Parpol, Tak Ada Pemilu)

Afghanistan adalah sebuah negara dengan sistem politik yang lebih kompleks, dan pada beberapa titik, negara ini pernah memiliki partai politik. Tapi semuanya berubah sejak kebangkitan Taliban pada 2021.

Setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus 2021, negara ini bisa dianggap tidak memiliki parpol formal dalam pengertian modern. Hal ini karena Taliban menguasai hampir seluruh negara dan menghapus sistem sebelumnya yang berbasis pada multipartai.

Sistem pemerintahan Afghanistan, di bawah kepemimpinan Taliban, sekarang berdasarkan Syariah Islam yang ketat versi penguasa tersebut.

Taliban secara tegas melarang keberadaan parpol yang dapat mengancam kekuasaan mereka. Semua kegiatan politik yang bertentangan dengan ideologi Taliban dianggap ilegal. Ini berarti bahwa partai-partai oposisi, yang sebelumnya ada di Afghanistan sebelum 2021, tidak bisa berfungsi lagi.

Ini artinya, tak ada parpol dan juga tak ada pemilu di negara tersebut.

4. Oman (Parpol Dilarang, tapi Ada Pemilihan Dewan Syura)

Oman adalah negara di kawasan Teluk dengan sistem monarki absolut. Negara ini tidak mengizinkan adanya parpol.

Namun, sejak 2011, Oman mengadakan pemilihan untuk memilih anggota Dewan Negara (Dewan Syura), meskipun masih terbatas dan tanpa adanya afiliasi partai politik yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Kisah Tiara, Anak Penjual...
Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
Air Mata Antonela dan...
Air Mata Antonela dan Messi Warnai Malam Bersejarah Argentina
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Berita Terkini
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved