Dugaan Pengambilan Paksa Organ di China Jadi Sorotan, G7 Diminta Bertindak

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:46 WIB
loading...
A A A

Temuan China Tribunal


DAFOH menyatakan kampanye petisi ini akan terus berlanjut, dengan target mencapai satu juta tanda tangan pada Juni 2026. Direktur Eksekutif DAFOH, Dr Torsten Trey, mengatakan petisi tersebut disampaikan langsung kepada pemerintah berdaulat untuk menunjukkan adanya tuntutan publik agar praktik transplantasi yang disebutnya “kejam” itu diakhiri.

"Melihat dukungan internasional ini sangat menggembirakan. Kami tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang 25 tahun penganiayaan terhadap Falun Gong di China, tetapi juga menciptakan wadah bagi individu untuk berpartisipasi aktif dalam mengakhirinya, satu tanda tangan demi satu tanda tangan,” ujar Trey, seperti dikutip The Epoch Times.

Petisi tersebut juga menyoroti temuan China Tribunal yang berbasis di London, yang pada 2019 menyimpulkan bahwa rezim China terlibat dalam praktik pengambilan organ paksa berskala besar, dengan praktisi Falun Gong sebagai target utama.

Trey menambahkan bahwa organisasinya pernah menggelar kampanye petisi serupa yang ditujukan kepada Komisaris Tinggi HAM PBB pada periode 2012–2018 dan berhasil menarik lebih dari tiga juta peserta. Namun, dia menyebut kampanye tersebut terhambat oleh “jaringan aturan dan regulasi yang kompleks” dan pada akhirnya tidak menghasilkan tindakan yang dapat diverifikasi dari PBB.

Mengecam Praktik Pengambilan Paksa Organ


Menurut Trey, kampanye petisi saat ini memerlukan waktu tiga bulan untuk dipersiapkan dan akan terus berjalan terlepas dari perubahan kepemimpinan di negara-negara terkait. Melihat laju pengumpulan tanda tangan yang cepat, dia optimistis dukungan terhadap petisi ini dapat mencapai jutaan orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Berita Terkini
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved