Serangan Israel Berlanjut di Tepi Barat, Lebih dari 8.600 Warga Palestina Ditahan

Jum'at, 19 Desember 2025 - 21:30 WIB
loading...
Serangan Israel Berlanjut...
Agresi Israel berlanjut di Tepi Barat. Foto/qnn
A A A
TEPI BARAT - Pasukan pendudukan Israel menahan 14 warga Palestina di seluruh Tepi Barat yang diduduki pada hari Kamis (18/12/2025), sehingga jumlah total warga Palestina yang ditahan di wilayah tersebut menjadi lebih dari 8.600 orang.

Data itu diungkap Kantor Martir, Tahanan, dan Korban Luka dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), yang dikutip kantor berita Al Mayadeen.

Mengutuk serangan dan penangkapan yang terus berlanjut oleh Israel, kantor tersebut mengatakan 50 anak termasuk di antara mereka yang ditahan, yang melanggar hukum internasional.

Kantor tersebut mendesak komunitas internasional mengambil tindakan mendesak untuk melindungi anak-anak ini, menekankan penangkapan dan pemenjaraan anak-anak Palestina merupakan pelanggaran mencolok terhadap Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak.

Serangan yang Berlanjut


Pada Kamis pagi, pasukan pendudukan Israel menyerang desa al-Mughayyir, timur laut Ramallah. Pada saat yang sama, seorang warga Palestina ditahan di dekat pos pemeriksaan Qalandiya, yang berdekatan dengan Yerusalem, setelah pasukan Israel melepaskan tembakan di daerah tersebut.

Pasukan pendudukan Israel juga menangkap seorang pria Palestina di kota Yerikho, serta 11 orang lainnya di desa Husan, sebelah barat Betlehem.

Seorang warga Palestina lainnya ditangkap di kamp al-Ain, sebelah barat Nablus, sementara beberapa lainnya diserang selama penggerebekan di kota Madama, selatan Nablus.

Al Mayadeen juga melaporkan, menurut Bulan Sabit Merah Palestina, seorang pemuda berusia 15 tahun ditembak di kaki dengan peluru tajam selama penggerebekan Israel di kamp pengungsi New Askar, sebelah timur Nablus.

Di Hebron (al-Khalil), pasukan pendudukan Israel menyerbu kota Dura, barat daya kota, menggerebek dan merusak rumah-rumah. Satu bangunan tempat tinggal juga digerebek di kota Halhul yang berdekatan.

Pasukan pendudukan juga menutup pintu masuk utara dan selatan ke Hebron, mencegah pergerakan penduduk.

Pembongkaran Rumah


Pihak berwenang Israel juga membongkar satu rumah di kota Ar’ara di wilayah Segitiga utara wilayah 1948 pada Kamis pagi, dengan dalih membangun tanpa izin, lapor kantor berita resmi Palestina WAFA.

Laporan tersebut mencatat pembongkaran terjadi di tengah peningkatan perintah pembongkaran dan denda di daerah tersebut.

Pemukim Ilegal Menyerbu Kompleks Al-Aqsa


Lebih dari 600 pemukim Yahudi Israel ilegal sekali lagi menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa pada hari Kamis, di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel, lapor WAFA.

Para pemukim ilegal memasuki kompleks masjid secara berkelompok, melakukan tur provokatif di halamannya, dan melakukan ritual Talmud, demikian laporan tersebut.

Laporan tersebut mencatat pada hari kelima hari raya Yahudi Hanukkah, pasukan pendudukan terus memberlakukan pembatasan dan menghalangi masuknya warga Palestina ke kompleks masjid.

Baca juga: 7.000 Petani Bentrok dengan Polisi di Kantor Pusat Uni Eropa, 1.000 Traktor Lumpuhkan Kota
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved