Mogok Makan Hingga Gagal Organ, 8 Aktivis Palestine Action Terancam Tewas di Penjara Inggris
Jum'at, 19 Desember 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Dan Ella Moulsdale, teman tahanan Qesser Zuhrah, mengatakan dia telah memasuki "periode mematikan" setelah pingsan.
Menurut laporan dari perwakilan hukum dan keluarga, Qesser Zuhrah (20) dan Amu Gib kini telah mencapai hari ke-48 mogok makan mereka.
Peserta lainnya termasuk Heba Muraisi, Teuta Hoxha, Kamran Ahmed, dan Lewie Chiaramello, yang terakhir adalah penderita diabetes yang melakukan mogok makan sebagian.
Para profesional medis telah merinci risiko serangan jantung mendadak, gagal ginjal, dan kerusakan neurologis permanen jika intervensi medis spesialis segera tidak diberikan.
Tuntutan utama para aktivis meliputi: Pembebasan segera dengan jaminan sambil menunggu persidangan mereka; Pencabutan pelarangan terhadap Palestine Action, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Inggris pada Juli 2024; Pengadilan yang adil dan penghentian apa yang mereka sebut sebagai “sensor politik” terhadap komunikasi mereka; Penutupan fasilitas Elbit Systems di wilayah Inggris.
Menurut laporan dari perwakilan hukum dan keluarga, Qesser Zuhrah (20) dan Amu Gib kini telah mencapai hari ke-48 mogok makan mereka.
Peserta lainnya termasuk Heba Muraisi, Teuta Hoxha, Kamran Ahmed, dan Lewie Chiaramello, yang terakhir adalah penderita diabetes yang melakukan mogok makan sebagian.
Para profesional medis telah merinci risiko serangan jantung mendadak, gagal ginjal, dan kerusakan neurologis permanen jika intervensi medis spesialis segera tidak diberikan.
Tuntutan utama para aktivis meliputi: Pembebasan segera dengan jaminan sambil menunggu persidangan mereka; Pencabutan pelarangan terhadap Palestine Action, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Inggris pada Juli 2024; Pengadilan yang adil dan penghentian apa yang mereka sebut sebagai “sensor politik” terhadap komunikasi mereka; Penutupan fasilitas Elbit Systems di wilayah Inggris.
Lihat Juga :