Rudal Hipersonik Dark Eagle AS Diklaim Mampu Tembus S-500 Rusia dan Hantam Beijing dalam 20 Menit

Jum'at, 19 Desember 2025 - 11:05 WIB
loading...
A A A
Oleh karena itu, sangat mungkin bahwa Mach 5 mewakili kecepatan terminal rudal tersebut, bukan kecepatan jelajahnya.

Kemampuan Penghancuran


Berat dan dimensi rudal tersebut masih dirahasiakan. Namun, berdasarkan analisis bukti foto yang tersedia, berat rudal tersebut diperkirakan sekitar 15-16 ton, dengan panjang sekitar 11–14 meter dan diameter sekitar 0,876 meter.

Kecepatan tumbukan hulu ledak yang sangat tinggi mungkin didukung oleh laporan yang menunjukkan bahwa hulu ledak ledakan-fragmentasi rudal tersebut mengandung muatan bahan peledak yang relatif kecil—sekitar 30 pon (13,6 kg), tetapi menggabungkan sejumlah besar fragmen.

Dengan kata lain, rudal tersebut terutama bergantung pada disipasi energi kinetik yang sangat besar dari C-HGB-nya, yang didistribusikan melalui penyebaran fragmen berkecepatan tinggi yang luas, daripada hanya pada daya ledak saja.

Fragmen-fragmen ini dapat mencakup area yang luas, sehingga rudal tersebut sangat cocok untuk menghancurkan target seperti sistem pertahanan udara S-400 Rusia, kamp pelatihan, dan pusat komando dan kendali.

Empat karakteristik paling menonjol dari Dark Eagle adalah kecepatan jelajah dan kecepatan terminalnya yang sangat tinggi, ukurannya yang relatif kompak, mobilitas tinggi, dan pola penyebaran hulu ledaknya yang luas namun mematikan.

Kecepatan jelajahnya yang tinggi, ketinggian terbang yang rendah, dan manuver yang tidak dapat diprediksi akan sangat mempersempit jendela deteksi dan penyerangan, bahkan untuk musuh yang dilengkapi dengan sistem pertahanan rudal canggih seperti S-400 atau S-500.

Ukuran rudal kontainer yang relatif kecil—sebanding dengan DF-17 China dengan jangkauan 1.500 km—dikombinasikan dengan kontainer peluncuran ganda yang dipasang pada semi-trailer, akan membuat deteksi pra-peluncuran dan keterlibatan artileri lawan menjadi sangat menantang.

Pola fragmentasi hulu ledak yang luas akan membantu mengkompensasi ketidakakuratan navigasi yang disebabkan oleh peperangan elektronik (EW) di atas area target atau oleh manuver terbatas pada kecepatan hipersonik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Rusia Akui Sistem Rudal...
Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Hancur Dihantam Misil ATACMS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved