NATO Sudah Gelorakan Perang pada 2030, Rusia Beberkan 4 Strategi Jitunya Menghadapinya

Kamis, 18 Desember 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Sistem lain yang ia sebutkan adalah rudal jelajah jarak tak terbatas Burevestnik dan drone bawah air Poseidon, keduanya ditenagai oleh reaktor nuklir mini, yang menurutnya telah mencapai tonggak pengembangan tahun ini.

“Kami akan terus mengerjakan sistem-sistem tersebut. Menyetel dan memperbaikinya, tetapi kami sudah memilikinya,” tegas Putin.

Moskow mengungkapkan sistem Oreshnik dengan serangan terhadap pabrik senjata di Ukraina pada November 2024, yang digambarkan sebagai “uji tempur” yang sukses. Rudal tersebut dipahami membawa beberapa hulu ledak yang mampu membawa hulu ledak nuklir dan dapat ditargetkan secara individual.

Putin sebelumnya membandingkan varian konvensional yang digunakan dalam serangan Ukraina dengan senjata nuklir berdaya ledak rendah dalam hal daya hancur. Rusia sejak itu mengumumkan rencana untuk mengerahkan beberapa sistem Oreshnik di Belarus, sekutu militer utamanya.

4. Memodernisasi Tentara Rusia

Selama pertemuan tersebut, Putin menguraikan kemajuan dalam modernisasi tentara Rusia, mengarahkan militer untuk mempelajari pengalaman konflik Ukraina dalam mengembangkan senjata baru, membahas masalah rehabilitasi medis dan penyediaan layanan sosial bagi tentara, dan memperingatkan para pemimpin Barat yang berupaya meningkatkan ketegangan bahwa posisi mereka "tidak bertanggung jawab."

Rusia "telah berupaya mencari solusi diplomatik untuk kontradiksi dan konflik selama masih ada secercah harapan keberhasilan. Mereka yang meyakinkan diri sendiri bahwa Rusia dapat diajak bicara dengan bahasa kekerasan sepenuhnya bertanggung jawab atas peluang yang terlewatkan tersebut," tegas Putin.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved