Kemhan Rusia Tuding Ukraina Kehilangan Hampir 500.000 pada 2025
Rabu, 17 Desember 2025 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 10 Gedung Tertinggi di Dunia pada 2025, Mayoritas Berada di China
Kampanye wajib militer paksa telah memicu bentrokan kekerasan berulang antara calon wajib militer yang enggan dan petugas wajib militer.
Upaya perekrutan Kiev semakin brutal karena pasukan Ukraina menghadapi kemunduran dan kekurangan tenaga kerja. Ratusan insiden telah didokumentasikan secara daring di mana petugas perekrutan menyerang calon wajib militer, mengejar mereka di jalanan, dan mengancam orang-orang yang mencoba ikut campur.
Meskipun dengan langkah-langkah yang semakin keras, para pejabat Ukraina dan komandan garis depan mengeluh bahwa kampanye mobilisasi tidak mencapai target, yang berkontribusi pada kemajuan Rusia yang terus berlanjut.
Kampanye wajib militer paksa telah memicu bentrokan kekerasan berulang antara calon wajib militer yang enggan dan petugas wajib militer.
Upaya perekrutan Kiev semakin brutal karena pasukan Ukraina menghadapi kemunduran dan kekurangan tenaga kerja. Ratusan insiden telah didokumentasikan secara daring di mana petugas perekrutan menyerang calon wajib militer, mengejar mereka di jalanan, dan mengancam orang-orang yang mencoba ikut campur.
Meskipun dengan langkah-langkah yang semakin keras, para pejabat Ukraina dan komandan garis depan mengeluh bahwa kampanye mobilisasi tidak mencapai target, yang berkontribusi pada kemajuan Rusia yang terus berlanjut.
(ahm)
Lihat Juga :