AS Beri F-16 Senilai Rp11,43 Triliun kepada Pakistan, Apa Itu Sinyal Bahaya bagi India?

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:11 WIB
loading...
A A A
F-16 kini menjadi salah satu pesawat tempur yang paling banyak digunakan di dunia. F-16 beroperasi di 29 negara, menurut situs web Lockheed Martin.

Selain Pakistan, beberapa negara lain yang memiliki F-16 adalah Ukraina, Turki, Israel, Mesir, Polandia, Yunani, Taiwan, Chili, Singapura, Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia.

4. Pakistan Siap Berperang Melawan India

Pada 22 April, penyerang bersenjata membunuh 26 orang di Pahalgam, tempat wisata populer di Kashmir yang dikelola India. Serangan itu diklaim oleh The Resistance Front (TRF), sebuah kelompok separatis yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh India.

India dan AS, dan yang menurut New Delhi terkait dengan Lashkar-e-Taiba (LeT) yang berbasis di Pakistan – sebuah klaim yang dibantah Islamabad.

Setelah serangan Pahalgam, New Delhi mengurangi hubungan diplomatik dengan Islamabad dan menangguhkan Perjanjian Perairan Indus, yang memastikan pembagian air Sungai Indus yang tepat antara India dan Pakistan.

Pada 7 Mei, India menyerang sembilan lokasi di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan dengan rudal, yang menurut Islamabad menewaskan puluhan warga sipil. Selama tiga hari berikutnya, kedua negara terlibat dalam perang udara yang sengit, menggunakan drone dan rudal untuk menargetkan pangkalan militer masing-masing.

Selama perang udara, Pakistan mengerahkan 42 "pesawat canggih", termasuk F-16, dan JF-17 dan J-10 buatan China, menurut Marsekal Madya Udara Pakistan Aurangzeb Ahmed.

Gencatan senjata – yang diklaim oleh Presiden AS Donald Trump – akhirnya disepakati pada 10 Mei.

5. AS Ingin Menekan India

Apakah AS memberikan tekanan kepada India?

Ya, karena beberapa alasan.

Persetujuan AS untuk peningkatan F-16 Pakistan terjadi ketika pemerintahan Trump menekan India untuk membeli lebih banyak senjata dari AS.

Pada bulan Agustus, New Delhi menunda rencana pembelian senjata dan pesawat AS, lapor kantor berita Reuters, mengutip tiga pejabat India yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui masalah tersebut.

Hal ini terjadi hanya beberapa minggu sebelum Menteri Pertahanan India Rajnath Singh dijadwalkan mengunjungi Washington untuk mengumumkan beberapa pembelian senjata. Kunjungan itu dibatalkan.

Hubungan India-AS juga tegang dalam beberapa bulan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Ukraina Beri Jaminan...
Ukraina Beri Jaminan Tak Gunakan F-16 untuk Serang Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved