Pertama Kalinya, Drone Bawah Laut Ukraina Berhasil Hantam Kapal Selam Rusia

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:04 WIB
loading...
A A A
Menurut SBU, kapal selam diesel-elektrik itu adalah salah satu dari banyak kapal yang terpaksa dipindahkan Rusia dari Crimea ke Novorossiysk di Rusia selatan.

Kapal selam tersebut mampu membawa setidaknya empat rudal jelajah tipe Kalibr, salah satu andalan serangan besar-besaran Rusia yang dalam beberapa bulan terakhir telah menimbulkan kerusakan serius pada jaringan listrik Ukraina.

Rusia tidak segera memberikan komentar publik tentang serangan terhadap kapal selamnya.

Serangan tersebut terjadi di tengah periode tegang negosiasi perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat yang telah memicu kekhawatiran di kalangan warga Ukraina bahwa mereka akan dipaksa untuk menerima persyaratan penyelesaian dengan Rusia yang mereka anggap sama dengan penyerahan diri.

Ukraina telah berusaha menunjukkan bahwa mereka dapat menimbulkan kerusakan signifikan pada Rusia, terutama setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Zelensky tidak "memiliki kartu" dalam negosiasi.

Juru bicara Angkatan Laut Ukraina, Dmytro Pletenchuk, mengatakan operasi untuk menghantam kapal selam—target yang paling sulit untuk dihantam—menandai "titik balik lain" dalam pertempuran laut antara Ukraina dan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved