Teori Konspirasi Sebut Mossad Jadi Dalang Operasi Penembakan di Pantai Bondi, Berikut 5 Motifnya

Senin, 15 Desember 2025 - 17:05 WIB
loading...
Teori Konspirasi Sebut...
Teori konsoirasi sebut Mossad jadi dalang operasi penembakan di Pantai Bondi. Foto/X/@MarioNawfal
A A A
SYDNEY - Teori konspirasi bahwa pembantaian Hanukkah di Pantai Bondi pada Minggu malam adalah operasi bendera palsu yang dilakukan oleh badan intelijen Israel, Mossad, menyebar secara online setelah serangan yang menewaskan sedikitnya 16 orang.

Akun media sosial di Reddit dan X, banyak di antaranya memiliki banyak pengikut, menyebarkan teori bahwa Israel berada di balik serangan di pinggiran kota Sydney tersebut, termasuk klaim bahwa Mossad mengatur serangan itu sebagai manuver geopolitik, para korban adalah aktor krisis, dan salah satu penembak adalah penembak IDF.

Teori Konspirasi Sebut Mossad Jadi Dalang Operasi Penembakan di Pantai Bondi, Berikut 5 Motifnya

1. Melanjutkan Perang dengan Iran

Melansir The Jerusalem Post, puluhan akun mengklaim bahwa Mossad mengatur penembakan tersebut untuk mendapatkan simpati dari komunitas global di tengah masalah diplomasi publik perang Gaza, atau untuk memobilisasi pendukung untuk melanjutkan konflik dengan Iran.

Pengguna X dan Reddit menunjuk pada penyelidikan keterlibatan Iran, menyusul keterlibatan Republik Islam dalam insiden lain di Australia, sebagai bukti upaya untuk menciptakan persetujuan untuk perang.

"Bondi adalah operasi bendera palsu untuk memulai perang lain," tulis Michael Rivero, yang akun X-nya memiliki sepuluh ribu pengikut.

BacaJuga: Siapa Dalang Utama Penembakan Massal di Pantai Bondi? Dugaan Mengarah ke ISIS hingga Iran

2. Naveed Akram Diduga Adalah Mantan Tentara Israel

Beberapa komentator mengklaim bahwa pengalaman para penyerang dengan senjata api membuktikan bahwa mereka sebenarnya adalah tentara IDF yang diperintahkan untuk melakukan operasi bendera palsu. Yang lain mengklaim bahwa salah satu teroris yang diduga adalah seorang tentara IDF yang memiliki masalah mental karena dinasnya di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Berita Terkini
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved