Menhan Somalia Murka Trump Hina Warga Negaranya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:45 WIB
loading...
Menhan Somalia Murka...
Menhan Somalia Ahmed Moallim Fiqi. Foto/wikipedia
A A A
MOGADISHU - Menteri Pertahanan (Menhan) Somalia Ahmed Moallim Fiqi mengatakan warga Somalia tidak akan menerima penghinaan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghina warga dari negara Afrika Timur tersebut.

Berbicara di rapat umum di Pennsylvania pada hari Selasa yang dimaksudkan untuk fokus pada rekam jejak ekonominya, Trump mengecam migrasi dari negara-negara "Dunia Ketiga".

“Kita selalu menerima orang-orang dari Somalia, tempat-tempat yang merupakan bencana, bukan?” kata Trump. “Kotor, menjijikkan, penuh dengan kejahatan.”

“Satu-satunya hal yang mereka kuasai adalah mengejar kapal,” tambahnya, merujuk pada pembajakan di lepas pantai Somalia.

Pekan lalu, Trump menggambarkan warga Somalia sebagai "sampah" dalam rapat kabinet, mengatakan "mereka hanya berkeliaran saling membunuh."

Dalam pesan teks kepada Reuters, Menteri Pertahanan Somalia Ahmed Moallim Fiqi mengatakan Trump seharusnya fokus pada pemenuhan janjinya kepada pemilih Amerika "daripada menyibukkan diri dengan Somalia."

Sambil menyampaikan rasa terima kasih kepada AS atas dukungan militernya dalam memerangi militan yang terkait dengan al-Qaeda di negara itu, ia menolak karakterisasi Trump terhadap warga Somalia.

“Rakyat Somalia dikenal di seluruh dunia karena kerja keras mereka,” ujar dia. “Mereka dikenal karena ketahanan mereka dalam menghadapi kesulitan. Mereka telah menghadapi kesulitan dan banyak musuh termasuk mereka yang menyangkal keberadaan mereka, membunuh mereka, mempermalukan dan menghina mereka.”

“Mereka telah mengatasi semua itu dan telah bertahan,” ungkap dia.

Trump meningkatkan serangan terhadap warga Somalia setelah penembakan dua pasukan Garda Nasional di Washington bulan lalu, yang membuatnya berjanji membekukan migrasi dari negara-negara miskin.

Seorang warga negara Afghanistan telah didakwa dengan pembunuhan dalam penembakan di Washington. Ia telah menyatakan tidak bersalah.

Trump, yang telah lama menggunakan bahasa rasis dan seksis, telah berulang kali menyerukan deportasi anggota Kongres Ilhan Omar, seorang anggota Kongres dari Partai Demokrat dan kritikus vokal terhadapnya yang menjadi warga negara AS setelah berimigrasi dari Somalia 30 tahun yang lalu.

Baca juga: Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved