Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada hari Jumat, Bank Sentral Rusia mengecam rencana Uni Eropa untuk menggunakan asetnya guna menerbitkan pinjaman perang kepada Ukraina hingga tahun 2026 dan 2027 sebagai tindakan ilegal, dan memperingatkan Moskow berhak untuk menanggapi.
"Mekanisme penggunaan langsung dan tidak langsung aset Bank Sentral Rusia, serta bentuk-bentuk penggunaan aset Bank Sentral Rusia yang tidak sah lainnya, adalah ilegal dan bertentangan dengan hukum internasional, dan melanggar prinsip kekebalan kedaulatan aset," ungkap Bank tersebut.
Secara terpisah pada hari Jumat, Bank Sentral mengajukan gugatan terhadap Euroclear, lembaga kliring dan penyimpanan sekuritas yang berbasis di Brussels yang menyimpan sebagian besar aset Rusia yang dibekukan, di pengadilan Moskow.
Keputusan Uni Eropa ini muncul di tengah upaya Presiden AS Donald Trump menegosiasikan penyelesaian krisis Ukraina, termasuk apa yang dilaporkan Wall Street Journal sebagai rencana membuka dana Rusia yang dibekukan dan mencoba memulihkan kerja sama energi antara Moskow dan Eropa.
Baca juga: Israel Setujui Permintaan AS untuk Bayar Biaya Pembersihan Kerusakan di Gaza
"Mekanisme penggunaan langsung dan tidak langsung aset Bank Sentral Rusia, serta bentuk-bentuk penggunaan aset Bank Sentral Rusia yang tidak sah lainnya, adalah ilegal dan bertentangan dengan hukum internasional, dan melanggar prinsip kekebalan kedaulatan aset," ungkap Bank tersebut.
Secara terpisah pada hari Jumat, Bank Sentral mengajukan gugatan terhadap Euroclear, lembaga kliring dan penyimpanan sekuritas yang berbasis di Brussels yang menyimpan sebagian besar aset Rusia yang dibekukan, di pengadilan Moskow.
Keputusan Uni Eropa ini muncul di tengah upaya Presiden AS Donald Trump menegosiasikan penyelesaian krisis Ukraina, termasuk apa yang dilaporkan Wall Street Journal sebagai rencana membuka dana Rusia yang dibekukan dan mencoba memulihkan kerja sama energi antara Moskow dan Eropa.
Baca juga: Israel Setujui Permintaan AS untuk Bayar Biaya Pembersihan Kerusakan di Gaza
(sya)
Lihat Juga :