Israel Setujui Permintaan AS untuk Bayar Biaya Pembersihan Kerusakan di Gaza

Jum'at, 12 Desember 2025 - 16:39 WIB
loading...
Israel Setujui Permintaan...
Pemandangan kota, dengan kerusakan meluas akibat serangan Israel di daerah Al Mughraqa, Kota Gaza, Gaza pada 4 Desember 2025. Foto/Hassan Jedi/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Israel telah menyetujui permintaan resmi dari Amerika Serikat (AS) untuk bertanggung jawab atas biaya pembersihan kerusakan yang meluas di Jalur Gaza. Kabar itu diungkap surat kabar Israel Yedioth Ahronoth pada Kamis malam.

Kerusakan tersebut diakibatkan oleh operasi militer, serangan udara, dan perataan bangunan dengan buldoser militer Israel selama dua tahun terakhir pertempuran.

Seorang pejabat politik senior mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa Israel menerima tuntutan AS.

Perkiraan awal menunjukkan biaya langsung yang akan ditanggung Israel dapat mencapai ratusan juta shekel, sementara total proyek untuk membersihkan kerusakan dan memulai rekonstruksi diperkirakan akan menelan biaya miliaran shekel.

Laporan mengatakan pembersihan puing-puing adalah syarat penting sebelum pekerjaan rekonstruksi di Jalur Gaza dapat dimulai, yang diharapkan akan dimulai pada fase kedua perjanjian gencatan senjata, yang fase pertamanya mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.

Baca juga: AS Rampas Kapal Tanker Raksasa, Diduga Angkut Minyak Venezuela ke Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved