Sedang Perang Melawan Kamboja, Thailand Beli Sistem Rudal Barak MX Israel Rp1,8 Triliun

Jum'at, 12 Desember 2025 - 14:30 WIB
loading...
A A A
"Selain itu, koneksi patronase elite yang sama yang telah memberikan perlindungan negara kepada pemiliknya [Ly Yong Phat, Try Pheap, dan lain-lain] untuk kegiatan kriminal mereka juga menuntut/membeli loyalitas mereka untuk mendukung kepentingan militer Kamboja," paparnya.

"Pada intinya, mereka adalah patron utama CPP [Partai Rakyat Kamboja] di daerah tersebut dan masuk akal jika mereka membantu tujuan tersebut," imbuh dia.

"Juga benar bahwa penolakan global terhadap industri penipuan Kamboja merupakan kenyataan yang berguna bagi Thailand, memberikan perlindungan bagi agresi ekstrateritorialnya."

Pemerintah Kamboja terus membantah keterkaitannya dengan industri penipuan dan menutup sejumlah operasi.

Sims mengatakan tidak ada jaminan bahwa kasino-kasino tersebut telah dievakuasi dan mereka mungkin masih menampung ribuan korban perdagangan manusia yang bekerja untuk operasi penipuan.

Jaringan penipuan daring di Kamboja terkenal karena memikat pekerja dari luar negeri dengan tawaran pekerjaan yang sah, kemudian memaksa mereka untuk menipu korban di negara asal mereka dan negara lain di bawah ancaman kekerasan dan penyiksaan.

Video-video yang belum diverifikasi yang diunggah ke media sosial minggu ini diduga menunjukkan ratusan warga asing melarikan diri dari pusat-pusat penipuan di daerah O'Smach dan berjalan di sepanjang jalan sambil membawa barang-barang mereka.

"Mengebom kompleks bukanlah cara yang masuk akal untuk memerangi industri penipuan," kata Sims.

"Ini bukan topik yang ingin dibicarakan oleh pemerintah mana pun," ujarnya.

"Apakah Thailand dengan sengaja menargetkan lokasi dengan warga sipil yang terjebak? Apakah Kamboja sekarang menggunakan mereka sebagai perisai manusia? Atau, apakah oligarki yang berinvestasi dalam penipuan yang memiliki kompleks tersebut memindahkan mereka... sebelum menggunakannya kembali untuk keperluan militer?" terangnya.

"Ini adalah pertanyaan-pertanyaan besar karena kita bisa saja melihat kejahatan perang di kedua sisi di sini. Agar jelas, saya juga tidak tahu jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, tetapi pertanyaan-pertanyaan inilah yang layak diajukan," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved