Sedang Perang Melawan Kamboja, Thailand Beli Sistem Rudal Barak MX Israel Rp1,8 Triliun

Jum'at, 12 Desember 2025 - 14:30 WIB
loading...
Sedang Perang Melawan...
Thailand beli sistem pertahanan rudal Barak MX dari Israel senilai Rp1,8 triliun di tengah perangnya melawan Kamboja. Foto/IAI
A A A
BANGKOK - Thailand sedang bersiap untuk membeli sistem pertahanan rudal Barak MX dari Israel ketika militernya sedang berperang melawan pasukan Kamboja di sepanjang perbatasan yang disengketakan.

Perusahaan Israel Aerospace Industries (IAI) yang memproduksi Barak MX telah mengonfirmasi keputusan Thailand.

“Berdasarkan kontrak tersebut, IAI akan memberikan kemampuan pertahanan udara canggih, menyediakan perlindungan yang lebih baik bagi wilayah udara Thailand terhadap Rudal Balistik Taktis (TBM) dan Air Breathing Targets (ABT), termasuk UAV, pesawat tempur, dan rudal jelajah dengan jangkauan pertahanan hingga 150 km [lebih dari 90 mil],” kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Jet Tempur F-16 Thailand Bombardir Kamboja, Lenyapkan Kasino

Presiden dan CEO IAI, Boaz Levy, menambahkan, "Kesepakatan ini merupakan tonggak penting bagi IAI di Asia Timur, dengan Thailand sebagai negara kunci dan berpengaruh di kawasan."

Meskipun IAI tidak memberikan nilai kesepakatan tersebut, Asian Military Review, yang meliput kawasan Asia-Pasifik, melaporkan nilainya sebesar THB3,44 miliar (Rp1,8 triliun).

Barak MX telah diakuisisi oleh sejumlah negara dalam beberapa tahun terakhir. Slovakia memperoleh sistem tersebut senilai lebih dari USD650 juta pada tahun 2024, dan Azerbaijan menginvestasikan lebih dari USD1 miliar pada sistem tersebut pada tahun 2024.

Thailand Terus Bombardir Kamboja


Sementara itu, militer Thailand dilaporkan telah mengebom setidaknya lima kasino Kamboja dan kompleks yang diduga markas penipuan daring (online scam) sejak pertempuran kembali pecah antara kedua negara pada hari Senin.

Rekaman serangan jet tempur Thailand yang diunggah daring menunjukkan para warga asing melarikan diri dari kompleks yang diduga sebagai markas online scam setelah serangan tersebut.

Militer Thailand mengeklaim lokasi yang tersebar di setidaknya tiga provinsi tersebut digunakan untuk tujuan militer, termasuk menempatkan pasukan, meluncurkan drone, dan menyimpan roket untuk peluncur BM-21.

Thailand telah menolak rencana Presiden AS Donald Trump untuk memanggil kedua belah pihak untuk mencapai perdamaian, dengan setengah juta orang terpaksa mengungsi akibat pertempuran di sepanjang perbatasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved