Trump Sangat Frustrasi dengan Rusia dan Ukraina, Tak Mau Berunding Lagi
Jum'at, 12 Desember 2025 - 08:13 WIB
loading...
A
A
A
Sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina telah hancur akibat pertempuran. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Rusia, yang memiliki keunggulan jumlah personel dan persenjataan militer, terus maju di medan perang.
Pada hari Kamis, Rusia mengeklaim telah merebut kota Siversk di wilayah Donetsk, tempat pasukannya maju dengan kecepatan tercepat dalam setahun terakhir, menurut analisis AFP. Komando timur tentara Ukraina membantah klaim Siversk tersebut.
Setelah mengadakan konferensi video untuk membahas proposal terbaru, kantor perdana menteri Inggris dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Ini adalah momen penting bagi Ukraina, rakyatnya, dan bagi keamanan yang kita semua miliki di seluruh kawasan Euro-Atlantik."
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada Kamis malam, "Minggu mendatang akan menentukan dalam upaya menemukan perdamaian yang adil dan berkelanjutan untuk Ukraina."
"Berkelanjutan berarti bahwa setiap perjanjian perdamaian tidak boleh mengandung benih konflik di masa depan dan tidak boleh mengganggu arsitektur keamanan Eropa yang lebih luas," tulisnya di X.
Trump sebagian besar berusaha untuk mengesampingkan Eropa dari proses tersebut, lebih memilih untuk berurusan langsung dengan Moskow dan Kyiv dalam diplomasi ulang-alik yang dipimpin oleh utusannya Steve Witkoff dan juga menantunya; Jared Kushner, baru-baru ini.
Zelensky mengatakan bahwa meskipun tidak ada tenggat waktu yang ketat untuk menyelesaikan kesepakatan, Washington ingin garis besar kesepakatan siap pada hari Natal.
Di Kyiv, ledakan bom ganda pada hari Kamis menewaskan seorang prajurit dan melukai empat lainnya, yang menurut jaksa kota diduga sebagai aksi teror.
Rusia, yang memiliki keunggulan jumlah personel dan persenjataan militer, terus maju di medan perang.
Pada hari Kamis, Rusia mengeklaim telah merebut kota Siversk di wilayah Donetsk, tempat pasukannya maju dengan kecepatan tercepat dalam setahun terakhir, menurut analisis AFP. Komando timur tentara Ukraina membantah klaim Siversk tersebut.
Momen Penting
Setelah mengadakan konferensi video untuk membahas proposal terbaru, kantor perdana menteri Inggris dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Ini adalah momen penting bagi Ukraina, rakyatnya, dan bagi keamanan yang kita semua miliki di seluruh kawasan Euro-Atlantik."
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada Kamis malam, "Minggu mendatang akan menentukan dalam upaya menemukan perdamaian yang adil dan berkelanjutan untuk Ukraina."
"Berkelanjutan berarti bahwa setiap perjanjian perdamaian tidak boleh mengandung benih konflik di masa depan dan tidak boleh mengganggu arsitektur keamanan Eropa yang lebih luas," tulisnya di X.
Trump sebagian besar berusaha untuk mengesampingkan Eropa dari proses tersebut, lebih memilih untuk berurusan langsung dengan Moskow dan Kyiv dalam diplomasi ulang-alik yang dipimpin oleh utusannya Steve Witkoff dan juga menantunya; Jared Kushner, baru-baru ini.
Zelensky mengatakan bahwa meskipun tidak ada tenggat waktu yang ketat untuk menyelesaikan kesepakatan, Washington ingin garis besar kesepakatan siap pada hari Natal.
Di Kyiv, ledakan bom ganda pada hari Kamis menewaskan seorang prajurit dan melukai empat lainnya, yang menurut jaksa kota diduga sebagai aksi teror.
(mas)
Lihat Juga :