China Dapat Tenggelamkan Kapal Induk Tercanggih AS, Pejabat Amerika Langsung Pucat Pasi

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:40 WIB
loading...
A A A
Beijing memamerkan rudal YJ-17 penghancur kapal, yang diperkirakan mampu melaju delapan kali kecepatan suara, dalam parade militer pada bulan September.

Meskipun demikian, Pentagon berencana untuk membangun sembilan kapal induk kelas Ford tambahan, sementara mereka belum mengerahkan satu pun rudal hipersonik.

Eric Gomez, seorang peneliti di Taiwan Security Monitor, mengatakan hasil akhirnya tidak jelas ketika ia berpartisipasi dalam simulasi perang untuk konflik Taiwan, tetapi mencatat AS menderita kerugian besar.

“AS kehilangan banyak kapal dalam proses tersebut. Banyak F-35 dan pesawat taktis lainnya di medan perang juga mengalami penurunan kinerja dengan cepat,” katanya kepada The Telegraph, Kamis (11/12/2025).

“Saya pikir biaya yang tinggi itu benar-benar menyadarkan ketika kami membuat ringkasan pasca-operasi, dan kami berkata, ‘Oke, kalian kehilangan lebih dari 100 pesawat generasi kelima, beberapa kapal perusak, beberapa kapal selam, beberapa kapal induk’," paparnya.

“Rasanya seperti, ‘ya ampun, kerugiannya sangat besar’.”

Tahun lalu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan bahwa AS selalu kalah dalam simulasi perang Pentagon melawan China, dan memperkirakan rudal hipersonik negara Asia itu dapat menghancurkan kapal induk dalam hitungan menit.

China telah secara signifikan memperluas persenjataan rudal jarak pendek, menengah, dan jarak jauhnya, yang berarti mereka dapat menghancurkan banyak senjata canggih AS jauh sebelum senjata tersebut mencapai Taiwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved