Tony Blair Didepak dari Dewan Perdamaian Gaza yang Diusulkan Trump

Selasa, 09 Desember 2025 - 17:41 WIB
loading...
Tony Blair Didepak dari...
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Negara-negara Arab dan Muslim menolak peran mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, yang menyebabkan pemecatannya dari "dewan perdamaian" yang diusulkan untuk membantu mengelola Gaza. Ia kini diperkirakan akan bergabung dengan satu komite eksekutif kecil.

Menurut surat kabar berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth, Blair tidak lagi dipertimbangkan menjadi anggota dewan yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, berdasarkan informasi dari orang-orang yang mengetahui diskusi tersebut.

Blair adalah satu-satunya tokoh yang dikaitkan secara publik ketika Trump mengumumkan rencana 20 poinnya untuk pemerintahan pascaperang Gaza.

Saat itu, Trump menggambarkan Blair sebagai kandidat yang kuat dan menyatakan kekagumannya. Blair juga mengisyaratkan ia bersedia bertugas di dewan tersebut, yang akan diketuai Trump.

Sabtu lalu, saluran TV pemerintah Israel, Kan, melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan rahasia dengan Blair sekitar seminggu sebelumnya, sebagai bagian dari pembicaraan tentang pengaturan "hari berikutnya" di Gaza.

Menurut saluran tersebut, sumber mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari langkah yang lebih luas terkait dengan perencanaan untuk hari berikutnya di wilayah tersebut.

Baca juga: Bos Baru Mossad Lari Terbirit-birit saat Diserang Hamas dalam Pertempuran Banjir Al-Aqsa
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Berita Terkini
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved