Gelontorkan Jutaan Dolar dan Rekrut 68.000 Milisi, Loyalis Assad Siapkan Pemberontakan

Sabtu, 06 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
Gelontorkan Jutaan Dolar...
Loyalis Bashar Al Assad siapkan pemberontakan. Foto/X/@LadyJustice9111
A A A
DAMASKUS - Mantan loyalis Bashar al-Assad yang melarikan diri dari Suriah setelah jatuhnya diktator tersebut menyalurkan jutaan dolar kepada puluhan ribu calon pejuang. Itu dilakukan dengan harapan dapat memicu pemberontakan melawan pemerintahan baru dan mendapatkan kembali sebagian pengaruh mereka yang hilang.

Menurut investigasi Reuters, Al-Assad, yang melarikan diri ke Rusia Desember lalu, sebagian besar sudah pasrah untuk diasingkan di Moskow, kata empat orang yang dekat dengan keluarga tersebut. Namun, tokoh-tokoh senior lain dari lingkaran dalamnya, termasuk saudaranya, belum menerima kehilangan kekuasaan.

Dua orang yang pernah paling dekat dengan al-Assad, Mayor Jenderal Kamal Hassan dan miliarder Rami Makhlouf, bersaing untuk membentuk milisi di pesisir Suriah dan Lebanon yang terdiri dari anggota sekte minoritas Alawi mereka, yang telah lama dikaitkan dengan keluarga al-Assad, menurut temuan Reuters. Secara keseluruhan, kedua pria tersebut dan faksi-faksi lain yang berebut kekuasaan mendanai lebih dari 50.000 pejuang dengan harapan mendapatkan kesetiaan mereka.

Saudara laki-laki al-Assad, Maher, yang juga berada di Moskow dan masih mengendalikan ribuan mantan tentara, belum memberikan uang atau perintah, kata empat orang yang dekat dengan keluarga Assad.

Salah satu hadiah bagi Hassan dan Makhlouf adalah kendali atas jaringan 14 ruang komando bawah tanah yang dibangun di sekitar pesisir Suriah menjelang akhir pemerintahan al-Assad, serta tempat penyimpanan senjata. Dua perwira dan seorang gubernur wilayah Suriah mengonfirmasi keberadaan ruangan-ruangan tersembunyi ini, yang detailnya tampak dalam foto-foto yang dilihat oleh Reuters.

Baca Juga: 8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache yang Teruji di Medan Perang

Hassan, yang merupakan kepala intelijen militer Bashar, tanpa lelah menelepon dan mengirim pesan suara kepada para komandan dan penasihat. Dalam pesan-pesan itu, ia meluapkan kemarahannya tentang hilangnya pengaruhnya dan menguraikan visi-visi muluk tentang bagaimana ia akan memerintah wilayah pesisir Suriah, rumah bagi mayoritas penduduk Alawi Suriah dan bekas basis kekuatan al-Assad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Berita Terkini
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved