Trump Desak Netanyahu Berhenti Bunuh Anggota Hamas dan Terapkan Fase 2 Kesepakatan Gaza

Jum'at, 05 Desember 2025 - 18:54 WIB
loading...
Trump Desak Netanyahu...
Presiden AS Donald Trump bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Detail panggilan telepon antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diungkapkan oleh televisi Israel. Menurut pejabat AS, Presiden mengangkat beberapa isu yang ingin ia sesuaikan dengan pendekatan Netanyahu.

Isu-isu itu dimulai dengan mengizinkan fase kedua perjanjian yang bertujuan mengakhiri perang di Gaza. Trump juga meminta klarifikasi terkait para pejuang Hamas di terowongan Rafah.

Dalam beberapa pekan terakhir, Amerika Serikat telah berupaya mencapai kesepakatan antara Israel dan Hamas agar para pejuang ini diserahkan dengan imbalan amnesti dan "jalur aman" ke wilayah yang dikuasai Hamas atau ke negara ketiga.

Pemerintah AS memandang hal ini sebagai kerangka kerja yang memungkinkan untuk melucuti senjata Hamas dan tidak puas dengan kurangnya kerja sama Israel.

Selama panggilan telepon tersebut, Trump bertanya kepada Netanyahu, "Mengapa mereka dibunuh alih-alih diizinkan menyerah," menurut pejabat AS.

Netanyahu dilaporkan menjawab mereka "bersenjata dan berbahaya", sehingga mereka disingkirkan.

Presiden AS mengatakan kepada Netanyahu bahwa ia yakin masalah pemberian amnesti kepadanya dari tuduhan korupsi akan terselesaikan, meskipun ia tidak berkomitmen mengambil tindakan lebih lanjut.

Sementara itu, Mesir mendesak implementasi segera fase 2 gencatan senjata Gaza. Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdel Aty, sangat menentang pembicaraan tentang pembagian Jalur Gaza dan menyerukan tindakan segera untuk mengimplementasikan fase kedua perjanjian gencatan senjata.

Ia mengatakan, “Kami memiliki keyakinan penuh bahwa Presiden Trump dan pihak AS akan berpartisipasi dalam mengimplementasikan rencana yang telah mereka susun. Rencana ini dirancang untuk implementasi praktis, dan kami berupaya memperkuat hal ini melalui komunikasi berkelanjutan dengan pihak AS.”

Abdel Aaty menekankan upaya difokuskan untuk segera melaksanakan fase kedua gencatan senjata, yang ia gambarkan sebagai hal yang penting.

Ia memperingatkan faktor apa pun yang dapat menghambat atau memperlambat implementasi rencana tersebut.

Merujuk pada diskusi tentang pengerahan pasukan internasional di Gaza, ia mengatakan isu-isu utama berkaitan dengan pendefinisian kewenangannya secara jelas, "Pasukan internasional harus dikerahkan di Gaza sesegera mungkin untuk memantau kepatuhan para pihak terhadap perjanjian gencatan senjata."

Menteri tersebut juga mengatakan Mesir sedang berupaya membentuk komite administratif sipil di Gaza untuk menyediakan layanan dasar bagi penduduk setempat.

Ia menambahkan kewenangan tersebut nantinya harus dialihkan kepada Otoritas Palestina, dengan polisi Palestina menjadi "satu-satunya badan yang bertanggung jawab atas keamanan."

Baca juga: Ganjal Mamdani, Wali Kota New York City Eric Adams Teken Perintah Larangan Boikot Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Berita Terkini
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved