Langgar Protokol, PM Modi Langsung Peluk Putin di Pangkalan New Delhi

Jum'at, 05 Desember 2025 - 10:20 WIB
loading...
A A A
"Menantikan interaksi kita nanti malam dan besok. Persahabatan India-Rusia telah teruji oleh waktu dan telah memberikan manfaat besar bagi rakyat kita," tulisnya.

Modi dijadwalkan menjamu Putin dalam jamuan makan malam pribadi pada Kamis malam, dilanjutkan dengan pertemuan puncak pada Jumat (5/12/2025).

Hubungan perdagangan diperkirakan akan menjadi sorotan utama karena India berada di tengah situasi diplomatik yang sulit—bergantung pada impor minyak strategis Rusia sambil berusaha untuk tidak memprovokasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama negosiasi tarif yang sedang berlangsung.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan perundingan untuk memperluas pasokan sistem pertahanan udara canggih S-400 Rusia memiliki tempat penting dalam agenda.

Laporan media India menunjukkan bahwa Moskow mungkin juga menawarkan produksi bersama jet tempur siluman Su-57 Rusia.

India adalah salah satu importir senjata terbesar dunia, dan Rusia telah lama menjadi pemasok utama.

Namun, New Delhi juga telah mencari pemasok alternatif, serta meningkatkan produksi dalam negeri—dengan pangsa Rusia dalam impor senjata India turun dari 76 persen pada 2009-2013 menjadi 36 persen pada 2019-2023, menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Kunjungan Putin dilakukan setelah Trump memberlakukan tarif 50 persen pada sebagian besar produk India pada bulan Agustus, dengan alasan pembelian minyak Rusia yang berkelanjutan oleh Delhi—pendapatan yang menurut Washington membantu mendanai perang di Ukraina.

India, negara terpadat di dunia, telah menjadi pembeli utama minyak Rusia, menghemat miliaran dolar dan menyediakan pasar ekspor yang sangat dibutuhkan Moskow setelah terputus dari pembeli tradisional di Eropa akibat perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved