Langgar Protokol, PM Modi Langsung Peluk Putin di Pangkalan New Delhi

Jum'at, 05 Desember 2025 - 10:20 WIB
loading...
Langgar Protokol, PM...
PM India Narendra Modi melanggar protokol dengan langsung memeluk Presiden Rusia Vladimir Putin seketika setelah tiba di sebuah pangkalan udara di New Delhi. Foto/X/news18
A A A
NEW DELHI - Presiden Rusia Vladimir Putin menerima sambutan hangat di India pada awal kunjungan dua harinya. Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi melanggar protokol dengan menyapa dan memeluk pemimpin Kremlin itu di sebuah pangkalan udara sebelum keduanya berkendara bersama.

Putin, yang sedang dalam kunjungan pertamanya ke India sejak perang Rusia-Ukraina, mendarat di Pangkalan Udara Palam di New Delhi pada hari Kamis (4/12/2025) waktu setempat untuk kunjungan kenegaraan singkat yang bertujuan mempererat hubungan pertahanan, karena India menghadapi tekanan berat Amerika Serikat untuk berhenti membeli minyak dari Rusia.

Putin didampingi oleh Menteri Pertahanannya, Andrei Belousov, dengan kemungkinan kesepakatan jet tempur dan sistem pertahanan udara yang diperkirakan akan dibahas.

Baca Juga: Putin Nyatakan Rusia Siap Perang Lawan Eropa, NATO: Kami Juga Siap!

Modi sudah berada di pangkalan udara untuk menyambut pemimpin Rusia secara langsung. Ketika Putin tiba, Modi menyambutnya di karpet merah dengan jabat tangan dan pelukan hangat.

Alih-alih bepergian dalam konvoi terpisah, kedua pemimpin meninggalkan pangkalan bersama-sama dalam mobil yang sama. Mereka terlihat duduk bersama di kursi belakang dan tersenyum ke arah kamera.

Dalam sebuah wawancara dengan India Today, Putin mengatakan dia sangat senang bertemu dengan sahabatnya.

"Luas kerja sama kami dengan India sangat besar," ujarnya dalam pernyataan yang diterjemahkan oleh stasiun televisi tersebut, menyebutkan manufaktur kapal dan pesawat terbang, energi nuklir, dan eksplorasi ruang angkasa.

Dalam sebuah unggahan di X, Perdana Menteri India mengatakan: "Senang menyambut sahabat saya, Presiden Putin, di India."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved