Jenderal Israel Ini Bos Baru Mossad, Belum Pernah Kerja di Bidang Intelijen
Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menunjuk seorang anggota militer dari gerakan Zionis religius Israel, David Zini, sebagai kepala badan keamanan domestik; Shin Bet, Netanyahu kembali menunjuk seseorang yang dekat dengan ide-ide nasionalisnya untuk mengepalai salah satu badan utama Israel.
Meskipun Gofman tidak mengenakan yarmulke seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi religius yang taat, dia belajar di yeshiva Ely, sebuah sekolah agama Yahudi yang terletak di sebuah permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan dikenal karena posisi Zionis religius sayap kanannya.
Seperti Zini, Gofman tidak berasal dari badan yang akan dipimpinnya, meskipun pengangkatannya tidak menimbulkan kontroversi politik yang menyusul pencalonan kepala Shin Bet tersebut.
Uri Misgav, seorang kolumnis untuk surat kabar Haaretz, adalah salah satu dari sedikit suara yang mengkritik pengangkatan tersebut, menyebut Gofman "tidak layak untuk memimpin Mossad" karena kurangnya pengalamannya di bidang intelijen.
Sedangkan bagi David Zini, faktor utama penunjukan Gofman adalah loyalitasnya kepada Netanyahu, imbuh Misgav.
"Gofman adalah seorang perwira yang sangat berjasa," demikian pernyataan kantor Netanyahu, seraya menambahkan bahwa penunjukannya di masa perang sebagai sekretaris militer perdana menteri "membuktikan kemampuan profesionalnya yang luar biasa".
Meskipun Gofman tidak mengenakan yarmulke seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi religius yang taat, dia belajar di yeshiva Ely, sebuah sekolah agama Yahudi yang terletak di sebuah permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan dikenal karena posisi Zionis religius sayap kanannya.
Seperti Zini, Gofman tidak berasal dari badan yang akan dipimpinnya, meskipun pengangkatannya tidak menimbulkan kontroversi politik yang menyusul pencalonan kepala Shin Bet tersebut.
Uri Misgav, seorang kolumnis untuk surat kabar Haaretz, adalah salah satu dari sedikit suara yang mengkritik pengangkatan tersebut, menyebut Gofman "tidak layak untuk memimpin Mossad" karena kurangnya pengalamannya di bidang intelijen.
Sedangkan bagi David Zini, faktor utama penunjukan Gofman adalah loyalitasnya kepada Netanyahu, imbuh Misgav.
"Gofman adalah seorang perwira yang sangat berjasa," demikian pernyataan kantor Netanyahu, seraya menambahkan bahwa penunjukannya di masa perang sebagai sekretaris militer perdana menteri "membuktikan kemampuan profesionalnya yang luar biasa".
Lihat Juga :