Adolf Hitler Ganti Nama setelah Terpilih Lagi untuk Kelima Kali
Rabu, 03 Desember 2025 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Uunona menjelaskan ayahnya memilih nama itu tanpa memahami makna globalnya atau kejahatan yang menyertainya.
Semasa kecil, ia menganggapnya hanya sebagai nama biasa, dan baru menyadari seiring bertambahnya usia bahwa nama itu milik orang yang menjerumuskan Eropa ke dalam perang dan mendalangi Holocaust.
Ia mengatakan kesadaran ini mendorongnya berulang kali mengklarifikasi bahwa ia menolak segala kaitan dengan ideologi Nazi dan pekerjaannya sebagai anggota dewan difokuskan pada pelayanan masyarakat di pedesaan Namibia utara.
Istri dan rekan-rekan dekatnya telah lama memanggilnya "Adolf", panggilan yang kini ingin ia terapkan di mana-mana.
Nama anggota dewan yang tidak biasa ini mengingatkan pada sejarah rumit Namibia dengan Jerman.
Negara itu diperintah sebagai Afrika Barat Daya Jerman dari tahun 1884 hingga 1915, dan nama depan serta nama belakang Jermanik masih relatif umum, terutama di wilayah-wilayah tertentu.
Para sejarawan juga telah mendokumentasikan kekejaman yang dilakukan pasukan kolonial Jerman terhadap masyarakat Herero, Nama, dan San pada awal tahun 1900-an, babak yang oleh sebagian orang digambarkan sebagai "genosida yang terlupakan".
Semasa kecil, ia menganggapnya hanya sebagai nama biasa, dan baru menyadari seiring bertambahnya usia bahwa nama itu milik orang yang menjerumuskan Eropa ke dalam perang dan mendalangi Holocaust.
Ia mengatakan kesadaran ini mendorongnya berulang kali mengklarifikasi bahwa ia menolak segala kaitan dengan ideologi Nazi dan pekerjaannya sebagai anggota dewan difokuskan pada pelayanan masyarakat di pedesaan Namibia utara.
Istri dan rekan-rekan dekatnya telah lama memanggilnya "Adolf", panggilan yang kini ingin ia terapkan di mana-mana.
Nama anggota dewan yang tidak biasa ini mengingatkan pada sejarah rumit Namibia dengan Jerman.
Negara itu diperintah sebagai Afrika Barat Daya Jerman dari tahun 1884 hingga 1915, dan nama depan serta nama belakang Jermanik masih relatif umum, terutama di wilayah-wilayah tertentu.
Para sejarawan juga telah mendokumentasikan kekejaman yang dilakukan pasukan kolonial Jerman terhadap masyarakat Herero, Nama, dan San pada awal tahun 1900-an, babak yang oleh sebagian orang digambarkan sebagai "genosida yang terlupakan".
Lihat Juga :