Terungkap, Militer AS Sudah Latihan Serangan Udara di Venezuela

Minggu, 30 November 2025 - 12:44 WIB
loading...
Terungkap, Militer AS...
Militer AS diam-diam sudah latihan serangan udara di Venezuela ketika kedua negara di ambang perang. Foto/US Air Force
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) ternyata telah berlatih serangan udara di Venezuela dalam beberapa pekan terakhir. Surat kabar Wall Street Journal (WSJ) mengungkap manuver Amerika tersebut, mengutip seorang pejabat pertahanan dan data pelacakan penerbangan.

Laporan media itu diterbitkan pada hari Sabtu, hari yang sama ketika Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa wilayah udara Venezuela dan sekitarnya akan ditutup seluruhnya.

"Kepada semua maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba, dan pedagang manusia, mohon pertimbangkan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela akan ditutup seluruhnya," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Baca Juga: Ini Respons Venezuela setelah Wilayah Udaranya Ditutup AS

AS sebelumnya telah mengerahkan aset-aset tempur di Laut Karibia, dan telah menyerang lebih dari 20 kapal yang dituduh menyelundupkan narkoba. Sudah lebih dari 80 orang tewas dalam serangan yang dimulai sejak September tersebut.

Menurut laporan WSJ, Trump juga diam-diam melakukan panggilan telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pekan lalu. Dalam percakapan itu, menurut WSJ, Trump mengatakan bahwa dia akan mempertimbangkan untuk menggulingkan Maduro kecuali dia mengundurkan diri.

Meskipun kedua belah pihak belum mengonfirmasi bahwa percakapan telepon tersebut benar-benar terjadi, Trump sebelumnya membantah telah berupaya menggulingkan Maduro dengan paksa. Namun, pada bulan Agustus, AS meningkatkan hadiah untuk penangkapan Maduro menjadi USD50 juta.

Pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Venezuela menolak pengumuman Trump soal penutupan wilayah udara negara Amerika Selatan tersebut.

"Deklarasi semacam ini merupakan tindakan yang bermusuhan, sepihak, dan sewenang-wenang, yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip paling mendasar dari hukum internasional," bunyi pernyataan kementerian tersebut, yang dilansir Russia Today, Minggu (30/11/2025).

Presiden Maduro telah menempatkan militer Venezuela dalam siaga tinggi dan mengadakan beberapa latihan militer. Dia bersumpah untuk menangkal invasi asing apa pun.

Pemerintah Venezuela telah membantah tuduhan membantu kartel narkoba dan berpendapat bahwa Trump menggunakan tindakan keras terhadap perdagangan narkoba sebagai dalih untuk pergantian rezim di Caracas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved