AS-Jepang Ancam Tenggelamkan Kapal Induk China, Beijing: Itu Fantasi!
Minggu, 30 November 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Diyakini bahwa setiap serangan skala besar terhadap Taiwan hampir pasti akan melintasi batas maritim yang sempit ini, berisiko menimbulkan bentrokan langsung dengan kapal patroli dan pertahanan udara Jepang, atau serangan China yang disengaja untuk menetralisir pangkalan-pangkalan Jepang di dekatnya yang dapat digunakan oleh AS jika memutuskan untuk melawan China.
Oleh karena itu, Tokyo memandang kontingensi Taiwan sebagai hal yang tidak terpisahkan dari pertahanan teritorialnya sendiri.
Selat Taiwan, dengan lebar sekitar 180 kilometer pada titik tersempitnya, merupakan jalur air dangkal dan sensitif secara strategis yang memisahkan China daratan dari Taiwan.
Jika terjadi konflik, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) China dapat mengerahkan kapal induk Fujian ke selat tersebut untuk mencapai superioritas udara dan memberlakukan blokade laut untuk mengurangi gangguan eksternal. Kapal induk tersebut melintasi selat tersebut selama uji coba laut pada bulan September, dengan Kementerian Pertahanan Jepang memantau pergerakannya.
China meresmikan kapal induk Fujian pada 5 November, dan secara resmi menjadi negara dengan tiga kapal induk.
Tidak hanya itu, China secara resmi menjadi negara kedua di dunia—setelah Amerika Serikat—yang memiliki kapal induk berbantuan ketapel lepas landas tetapi tertahan (CATOBAR) yang dilengkapi ketapel elektromagnetik (EMALS).
Fitur ini penting karena memungkinkan jet tempur PLAN lepas landas dengan persenjataan dan muatan bahan bakar yang lebih berat. Sebelumnya, USS Gerald R Ford milik AS adalah satu-satunya kapal induk yang dilengkapi EMALS.
Oleh karena itu, Tokyo memandang kontingensi Taiwan sebagai hal yang tidak terpisahkan dari pertahanan teritorialnya sendiri.
Selat Taiwan, dengan lebar sekitar 180 kilometer pada titik tersempitnya, merupakan jalur air dangkal dan sensitif secara strategis yang memisahkan China daratan dari Taiwan.
Jika terjadi konflik, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) China dapat mengerahkan kapal induk Fujian ke selat tersebut untuk mencapai superioritas udara dan memberlakukan blokade laut untuk mengurangi gangguan eksternal. Kapal induk tersebut melintasi selat tersebut selama uji coba laut pada bulan September, dengan Kementerian Pertahanan Jepang memantau pergerakannya.
China meresmikan kapal induk Fujian pada 5 November, dan secara resmi menjadi negara dengan tiga kapal induk.
Tidak hanya itu, China secara resmi menjadi negara kedua di dunia—setelah Amerika Serikat—yang memiliki kapal induk berbantuan ketapel lepas landas tetapi tertahan (CATOBAR) yang dilengkapi ketapel elektromagnetik (EMALS).
Fitur ini penting karena memungkinkan jet tempur PLAN lepas landas dengan persenjataan dan muatan bahan bakar yang lebih berat. Sebelumnya, USS Gerald R Ford milik AS adalah satu-satunya kapal induk yang dilengkapi EMALS.
(mas)
Lihat Juga :