Eropa Mulai Memiliterisasi Badan Antariksa
Sabtu, 29 November 2025 - 19:47 WIB
loading...
Eropa mulai memiliterisasi badan antariksa. Foto/X/ESA
A
A
A
MOSKOW - Badan Antariksa Eropa (ESA) mulai mengerjakan proyek-proyek pertahanan untuk pertama kalinya. Itu merupakan sebuah langkah yang digambarkannya sebagai "bersejarah."
Sebuah resolusi dari 23 negara anggotanya menyatakan bahwa badan tersebut memiliki perangkat untuk mengembangkan sistem antariksa "untuk keamanan dan pertahanan."
Uni Eropa dan NATO menggelontorkan puluhan miliar uang pajak dan pinjaman untuk mendukung perusahaan-perusahaan pertahanan dan memproduksi senjata, dengan klaim bahwa Rusia merupakan ancaman yang akan segera terjadi.
Melansir RT, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa para pemimpin Uni Eropa membesar-besarkan dugaan bahaya untuk mendorong agenda politik mereka sendiri dan menyalurkan uang tunai ke industri persenjataan.
Anggaran tahun depan mengalokasikan rekor €22,1 miliar (sekitar USD24 miliar) kepada ESA untuk tiga tahun ke depan. Negara-negara anggotanya mencakup hampir semua negara NATO di Eropa, serta negara-negara non-NATO seperti Swiss dan Austria.
Anggaran baru ini merupakan peningkatan tajam dari anggaran sebelumnya sebesar €17 miliar. Jerman menjadi penyumbang terbesar dengan €5 miliar, diikuti oleh Prancis dan Italia dengan masing-masing lebih dari €3 miliar.
Baca Juga: 6 Keunggulan Militer Venezuela Bergaya Soviet yang Ditakuti AS
Menurut Direktur Jenderal ESA, Josef Aschbacher, Polandia berperan penting dalam mempromosikan arah strategis baru lembaga tersebut.
Ia mengonfirmasi bahwa Warsawa saat ini sedang berdiskusi untuk menjadi tuan rumah pusat ESA baru yang didedikasikan untuk proyek-proyek yang berfokus pada keamanan.
Di seluruh Uni Eropa, anggaran pertahanan melonjak seiring Brussel dan sekutunya mendorong persenjataan kembali dengan dalih keamanan.
Rencana 'ReArm Europe' Komisi Eropa bertujuan untuk menggelontorkan ratusan miliar dolar ke dalam pengadaan dan infrastruktur senjata bersama, sementara negara-negara anggota telah meningkatkan pembelian senjata hampir 40% hanya dalam satu tahun. Pengeluaran penelitian dan pengembangan juga meningkat tajam, menandakan peralihan penuh ke arah fokus militer yang lebih besar.
Sebuah resolusi dari 23 negara anggotanya menyatakan bahwa badan tersebut memiliki perangkat untuk mengembangkan sistem antariksa "untuk keamanan dan pertahanan."
Uni Eropa dan NATO menggelontorkan puluhan miliar uang pajak dan pinjaman untuk mendukung perusahaan-perusahaan pertahanan dan memproduksi senjata, dengan klaim bahwa Rusia merupakan ancaman yang akan segera terjadi.
Melansir RT, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa para pemimpin Uni Eropa membesar-besarkan dugaan bahaya untuk mendorong agenda politik mereka sendiri dan menyalurkan uang tunai ke industri persenjataan.
Anggaran tahun depan mengalokasikan rekor €22,1 miliar (sekitar USD24 miliar) kepada ESA untuk tiga tahun ke depan. Negara-negara anggotanya mencakup hampir semua negara NATO di Eropa, serta negara-negara non-NATO seperti Swiss dan Austria.
Anggaran baru ini merupakan peningkatan tajam dari anggaran sebelumnya sebesar €17 miliar. Jerman menjadi penyumbang terbesar dengan €5 miliar, diikuti oleh Prancis dan Italia dengan masing-masing lebih dari €3 miliar.
Baca Juga: 6 Keunggulan Militer Venezuela Bergaya Soviet yang Ditakuti AS
Menurut Direktur Jenderal ESA, Josef Aschbacher, Polandia berperan penting dalam mempromosikan arah strategis baru lembaga tersebut.
Ia mengonfirmasi bahwa Warsawa saat ini sedang berdiskusi untuk menjadi tuan rumah pusat ESA baru yang didedikasikan untuk proyek-proyek yang berfokus pada keamanan.
Di seluruh Uni Eropa, anggaran pertahanan melonjak seiring Brussel dan sekutunya mendorong persenjataan kembali dengan dalih keamanan.
Rencana 'ReArm Europe' Komisi Eropa bertujuan untuk menggelontorkan ratusan miliar dolar ke dalam pengadaan dan infrastruktur senjata bersama, sementara negara-negara anggota telah meningkatkan pembelian senjata hampir 40% hanya dalam satu tahun. Pengeluaran penelitian dan pengembangan juga meningkat tajam, menandakan peralihan penuh ke arah fokus militer yang lebih besar.
(ahm)
Lihat Juga :